<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Twibling Rivalry

dc.Identifier.NIM03320079
dc.contributor.authorWardani, Selly Ike
dc.date.accessioned2026-07-03T06:50:09Z
dc.date.available2026-07-03T06:50:09Z
dc.date.issued2009
dc.description.abstractPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang memperkuat dorongan twibling rivalry, faktor-faktor yang memperlemah dorongan twibling rivalry, pola coping menghadapi twibling rivalry dan dampak sosial yang ditimbulkan akibat twibling rivalry. Responden dalam penelitian ini yaitu dua pasang anak kembar identik yang berusia antara 12 hingga 23 tahun. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode wawancara mendalam (indepth interview). Analisis data dilakukan menggunakan model analisis interaktif. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa secara umum tujuan twibling rivalry yaitu untuk mencari perhatian dari orangtua dan lingkungannya serta untuk mendapat pujian dari orangtua dan lingkungannya. Faktor-faktor yang memperkuat twibling rivalry dapat dibedakan menjadi dua yaitu faktor eksternal dan faktor internal. Faktor eksternal yang memperkuat twibling rivalry yaitu adanya favoritisme, sikap membanding-bandingkan, dalam keluarga terdapat seorang anak yang pandai dan berbakat, dalam keluarga terdapat seorang anak yang lemah fisik, usia, jenis kelamin, jenis disiplin, sikap orangtua dan urutan posisi. Sedangkan faktor internal yang memperkuat twibling rivalry yaitu mengembangkan perasaan tidak berdaya, temperamen, merasa orangtua pilih kasih, merasa didiskriminasi, sikap anak dan keinginan mengembangkan individualitas. Faktor-faktor yang memperlemah twibling rivalry dapat dibedakan menjadi dua yaitu faktor eksternal dan faktor internal. Faktor eksternal yang memperlemah twibling rivalry yaitu urutan posisi, jenis kelamin, usia, jumlah saudara, jenis disiplin dan sikap orangtua. Sedangkan faktor internal yang memperlemah twibling rivalry yaitu temperamen dan menerima sikap orangtua. Secara umum pola coping yang dilakukan individu dalam menghadapi twibling rivalry yaitu escape/avoidance dimana individu berusaha mengatasi twibling rivalry dengan lari dari situasi tersebut atau menghindarinya dengan beralih pada hal lain. Dampak sosial yang timbul akibat twibling rivalry meliputi dampak sosial dalam keluarga, sosialisasi dengan teman sebaya dan aktivitas dalam masyarakat.en_US
dc.identifier.urihttps://repository.uii.ac.id/handle/123456789/63991
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjecttwin, sibling rivalry, twibling rivalryen_US
dc.titleTwibling Rivalryen_US
dc.typeThesisen_US

Files

Original bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
03320079.pdf
Size:
7.1 MB
Format:
Adobe Portable Document Format
Description:

License bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.71 KB
Format:
Item-specific license agreed upon to submission
Description:

Collections