HUBUNGAN ANTARA STEREOTIPE DENGAN TIMBULNYA PRASANGKA SOSIAL PADA MAHASISWA TERHADAP PROFESI SINDHEN
Date
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Sindhen merupakan suatu profesi yang menjadi peraga vokalis utama dalam pertunjukkan Wayang. Pembawaan sindhen yang menawan, menggoda, dan menarik untuk para penonton yang ditampilkan di atas panggung, memiliki penilaian yang negatif di tengah masyarakat, banyak yang kemudian memberi sikap yang negatif pula terhadap profesi sindhen, tidak berhenti pada sikap, kini pandangan tersebut diturunkan pada generasi muda, yang berakibat kurangnya kepedulian, timbulnya kebencian dan sebagainya terhadap profesi sindhen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan yang positif antara stereotipe dengan timbulnya prasangka sosial pada mahasiswa terhadap profesi Sindhen. Subjek penelitian ini merupakan 100 mahasiswa di Universitas Islam Indonesia, Yogyakarta. Skala dalam penelitian ini menggunakan skala prasangka sosial yang dikembangkan dari aspek-aspek dari Myers (2012) dan skala stereotipe yang dikembangkan dari aspek-aspek Samovar (2009). Analisis data yang digunakan adalah product moment dengan bantuan program komputer IBM SPSS 22.0 for windows. Hasil analisis hipotesis menunjukkan bahwa koefisien korelasi adalah sebesar p=0.000 (p<0.05). Hal tersebut menunjukkan bahwa semakin tinggi stereotipe terhadap profesi sindhen, maka akan semakin tinggi juga tingkat prasangka sosial dari mahasiswa terhadap profesi tersebut, begitu sebaliknya. Sehingga hipotesis yang diajukan pada penelitian ini diterima.