<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Ketidakamanan Kerja dan Keterikatan Kerja Pada Karyawan Kontrak di Salah Satu Perusahaan Teknologi Informasi Jakarta

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Ketidakamanan kerja pada karyawan kontrak perlu mendapatkan perhatian yang lebih serius karena berhubungan dengan keterikatan kerja mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara Ketidakamanan kerja dan keterikatan kerja pada karyawan kontrak di salah satu perusahaan swasta yang bergerak di bidang jasa layanan teknologi informasi di Jakarta. Hipotesis penelitian yang diajukan adalah adanya hubungan negatif antara Ketidakamanan kerja dan keterikatan kerja. Penelitian ini melibatkan 133 karyawan kontrak menggunakan alat ukur Job Insecurity Measures (JIM; Patrick O’Neill, Peter Sevastos, 2013) dan Utrecht Work Engagement Scale (UWES-17; Wilmar Schaufeli, Arnold Bakker, 2004). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan negatif yang signifikan antara Ketidakamanan kerja dan keterikatan kerja (r = -0.231**). Koefisien determinasi sebesar 5,3% menunjukkan bahwa Ketidakamanan kerja menjelaskan sebagian kecil variasi dalam keterikatan kerja. Temuan ini mengindikasikan pentingnya perusahaan dalam mengurangi perasaan tidak aman untuk meningkatkan keterikatan kerja karyawan kontrak.

Description

Citation

Collections

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By