<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Modifikasi Perencanaan Struktur Atas Gedung Seni UNY Menggunakan Struktur Komposit Baja-Beton (Modification of Upper Structure Design "Seni UNY" Building Using Steel-Concrete Composite)

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Perkembangan dunia kontruksi di Indonesia cukup pesat. Hal ini ditandai dengan banyaknya pembangunan fisik di Indonesia. Perkembangan kontruksi juga diikuti dengan perkembangan teknologi kontruksi mulai dari kontruksi kayu, kontruksi baja dan kontruksi beton. Kontruksi beton terdiri dari struktur beton bertulang, struktur beton pracetak dan struktur komposit. Pada penelitian ini akan difokuskan pada struktur komposit. Struktur komposit merupakan strukktur yang terdiri dari dua elemen struktur dengan bahan/material yang berbeda dan bekerja bersama-sama membentuk suatu kesatuan. Penelitian ini bertujuan untuk mendesain ulang struktur yang sudah berdiri menggunakan komposit baja beton yang meliputi perencanaan pelat komposit, balok anak komposit, balok induk, kolom komposit dan sambungan struktur. Selain itu, untuk membandingkan hasil analisis simpangan antar lantai dan berat bangunan. Perencanaan ulang akan dilakukan pada gedung seni UNY yang berlokasi di jalan Caturtunggal Depok, Sleman. Gedung tersebut awalnya menggunakan struktur beton bertulang. Peraturan yang digunakan dalam perencanaan ulang ini yaitu SNI-03-1729-2015, SNI-03-2847- 2013, SNI 03-1727-2013 dan SNI-03-1726-2012. Perencanaan ulang ini menggunakan Direct Analysis Method (DAM). Desain struktur menggunakan bantuan program ETABS V15 dan dilakukan analisis secara manual. Hasil perencanaan ulang pada gedung seni UNY menunjukan bahwa gedung tersebut memiliki kemampuan untuk mendukung beban-beban yang bekerja pada bangunan tersebut baik beban tekan, lentur maupun beban geser. Berat struktur (W) eksisting sebesar 26424,38 KN setelah didesain ulang menjadi 22771,548 kN, berat struktur lebih ringan 12,96%, sehingga gaya-gaya yang bekerja (M, V dan P) menjadi lebih kecil dari struktur eksisting. Hasil penelitian menunjukan bahwa gedung yang telah didesain ulang menggunakan struktur komposit memiliki simpangan yang lebih kecil dari pada struktur eksisting yaitu sebesar 27%.

Description

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By