Religiositas Seseorang Yang Mengalami Mati Suri
| dc.Identifier.NIM | 08320173 | |
| dc.contributor.advisor | Fuad Nashori, S.Psi, M.Si. | |
| dc.contributor.author | Baiq Fathia Yuliantin | |
| dc.date.accessioned | 2022-05-23T01:23:35Z | |
| dc.date.available | 2022-05-23T01:23:35Z | |
| dc.date.issued | 2012 | |
| dc.description.abstract | Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perubahan religiositas seseorang yang pernah mengalami mati suri. Pertanyaan penelitian yang diajukan adalah bagaimana religositas orang yang pernah mengalami mati suri. Subjek penelitian ini adalah 3 orang responden. 1 perempuan dan 2 laki-laki. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah menggunakan observasi dan wawancara. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, peneliti mendapatkan bahwa terdapat dimensi-dimensi tertentu untuk menjelaskan dinamika religiusitas seseorang yang mengalami mati suri. Beberapa dimensi tersebut sama dengan yang diungkapkan oleh Glock dan Stark (Ancok & Suroso, 2004) yang mempengaruhi sikap religiositas antara lain dimensi keyakinan, dimensi praktik agama, dimensi pengalaman, dimensi pengetahuan agama, dan dimensi konsekuensi. Responden pertama, kedua dan ketiga memenuhi dimensi-dimensi tersebut sehingga dapat diketahui bahwa ketiga responden mengalami perubahan religiositas setelah mengalami mati suri Kata Kunci : Religiositas, Mati suri | en_US |
| dc.identifier.uri | https://repository.uii.ac.id/handle/123456789/37485 | |
| dc.publisher | Universitas Islam Indonesia | en_US |
| dc.subject | Religiositas, Mati suri | en_US |
| dc.title | Religiositas Seseorang Yang Mengalami Mati Suri | en_US |