<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Perancangan low cost UMKM Workshop dan Market Place dengan Pendekatan Biomimetik sebagai konsep penekanan biaya di Balikpapan

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Di Indonesia, Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) berperan signikan pada perekonomian, khususnya di kota Balikpapan Kalimantan Timur. Salah satu langkah utama yang dilakukan usaha ini ialah mempunyai tempat maupun modal serta tempat untuk membuka usaha agar strategis dalam melakukan penjualan. Sebagian besar pengusaha UMKM tentu memerlukan dukungan dari pemerintah. (RPJMD Balikpapan tahun 2021-2021) Kota Balikpapan mencatat pertumbuhan ekonomi pada tahun 2019 sebesar 4,78%. Perlambatan ekonomi tentu terjadi saat ini, sebagaimana diketahui akibat pandemi Covid-19, perlambatan terjadi pada beberapa lapangan usaha lainnya. Selain itu, penguatan UMKM sebagai pilar ekonomi masyarakat diharapkanmampu juga digerakkan sehingga tidak hanya terkait pertumbuhan ekonomi tetapi menjaga agar tidak terjadi ketimpangan ekonomi di Kota Balikpapan. (RPJMD Balikpapan tahun 2021-2021) Kemiskinan sebagai isu global menjadi perhatian masyarakat dunia, termasuk Indonesia. Tercantum pada Sustainable Development Goals (SDG). Permasalahan ini juga dirasakan oleh Kota Balikpapan. Pembangunan ekonomi yang inkusif dan merata harapannya memecahkan permasalahan kemiskinan masyarakat perkotaan. (RPJMD Balikpapan tahun 2021-2021) Penguatan UMKM sebagai pilar ekonomi masyarakat diharapkan mampu juga digerakkan sehingga tidak hanya terkait pertumbuhan ekonomi tetapi menjaga agar tidak terjadi ketimpangan ekonomi di Kota Balikpapan. Selain itu, adapun permasalahan UKM yang pertama, kesulitan pemasaran yang berujung ke kualitas buruk dan kurangnya kegiatan promosi maka sulit untuk bersaing di era perdagangan. Kedua, keterbatasan nansial sumber-sumber permodalan ini sering tidak cukup untuk kegiatan produksi. Ketiga keterbatasan sumber daya manuasia (SDM) terutama dalam aspek-aspek produksi. Keempat, keterbatasan teknologi jelas akan membuat rendahnya kualitas produksi. Dengan itu, harapan untuk perancangan low-cost UMKM ini mampu mengatasi permasalahan yang ada dengan menggunakan pendekatan Biomimetic design dan variabelnya.

Description

Citation

Collections

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By