Pengaruh Sistem Pengendalian Internal dan Budaya Organisasi Terhadap Pencegahan Kecurangan Dengan Kesadaran Anti Kecurangan Sebagai Variabel Moderasi Pada PEMDA Magelang
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh sistem pengendalian internal dan budaya organisasi terhadap pencegahan kecurangan, serta menguji peran kesadaran anti kecurangan sebagai variabel moderasi pada Pemerintah Daerah (PEMDA) Kabupaten Magelang. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada tingginya risiko kecurangan di sektor publik serta pentingnya penerapan sistem pengendalian yang efektif dan budaya organisasi yang etis untuk mencegah kecurangan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode explanatory research. Data diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada 90 pegawai PEMDA yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan dengan regresi linear berganda menggunakan pendekatan Moderated Regression Analysis (MRA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem pengendalian internal dan budaya organisasi berpengaruh positif signifikan terhadap pencegahan kecurangan. Selain itu, kesadaran anti kecurangan terbukti memoderasi hubungan tersebut secara signifikan, namun dengan arah pengaruh negatif. Temuan ini menunjukkan bahwa dalam konteks tertentu, kesadaran individu yang tinggi terhadap kecurangan dapat menggeser dominasi mekanisme kontrol formal. Penelitian ini memberikan implikasi penting bagi penguatan tata kelola sektor publik melalui peningkatan efektivitas pengendalian internal dan penanaman nilai integritas dalam budaya organisasi.