<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Aktivitas Imunostimulan Secara In Vivo Solid Self- Nano Emulsifying Drug Delivery System (S-snedds) Propolis pada Tikus Jantan Galur Wistar

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Latar belakang: Propolis adalah salah satu produk yang sukar larut dalam air dihasilkan oleh lebah yang memiliki aktivitas farmakologis imunomodulator. Teknologi Solid Self Nano-emulsifying Drug Delivery System (S-SNEDDS) membantu meningkatkan stabilitas, kelarutan dan khasiat dari propolis. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk melakukan uji imunostimulan dari sediaan S-SNEDDS propolis terhadap parameter jumlah neutrofil, limfosit, dan leukosit pada tikus jantan galur Wistar. Metode: S-SNEDDS propolis dibuat menggunakan metode spray drying kemudian dievaluasi menggunakan uji transmitan, PSA dan potensial zeta. Aktivitas imunostimulan diuji secara in vivo pada tikus jantan galur Wistar yang dibagi enam kelompok perlakuan. Pengambilan darah dilakukan pada hari ke-0, 7, dan 14. Data dianalisis menggunakan uji ANOVA software GraphPad Prism 10. Hasil: S-SNEDDS propolis memiliki karakteristik ukuran nanopartikel yang baik, homogen dan stabil. Uji transmitan menunjukkan nanoemulsi jernih dengan nilai 99,724% ± 0,005. Pengujian ukuran partikel, indeks polidispersitas dan potensial zeta menunjukkan hasil berturut-turut 111,267 nm ± 0,462, 0,328 ± 0,017, dan - 29,80 mV ± 0,700. Terdapat aktivitas imunostimulan yang ditunjukkan oleh peningkatan nilai leukosit, limfosit dan neutrofil. Kesimpulan: S-SNEDDS propolis menunjukkan potensi sebagai imunostimulan pada parameter limfosit dan neutrofil. Luaran: Hasil penelitian diharapkan dapat dipublikasikan melalui jurnal ilmiah nasional maupun internasional.

Description

Citation

Collections

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By