<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Analisis Risiko Keselamatan Dan Kesehatan Kerja (K3) Menggunakan Integrasi Metode Fuzzy Ahp-Fmea Dan Fta (Studi Kasus: Pt. Mataram Tunggal Garment)

dc.Identifier.NIM17522214
dc.contributor.advisorDr. Qurtubi, S.T., M.T.
dc.contributor.authorMUKHAMAD NUR ISKANDAR
dc.date.accessioned2022-06-06T02:34:35Z
dc.date.available2022-06-06T02:34:35Z
dc.date.issued2021-11-09
dc.description.abstractKeselamatan dan kesehatan kerja (K3) merupakan salah satu aspek terpenting di dunia industri. K3 berfungsi melindungi pekerja dari risiko kecelakaan kerja. International Labour Organization (ILO) melaporkan bahwa hampir dua juta pekerja meninggal akibat kecelakaan kerja tiap tahunnya. Hal tersebut menunjukkan tingginya tingkat kecelakaan kerja sehingga penting bagi perusahaan untuk lebih memperhatikan keselamatan para pekerjanya. PT Mataram Tunggal Garment menerapkan K3 di semua lini proses produksi khususnya di divisi packing. Namun, pada divisi packing masih banyak ditemukan kecelakaan kerja seperti dehidrasi, cedera otot, tertimpa karton, kaki terlindas bar hanger, dan risiko lainnya yang dapat mengakibatkan gangguan kesehatan, cedera, bahkan kematian. Oleh karena itu, tujuan dari penelitian ini adalah untuk melakukan analisis risiko keselamatan dan kesehatan kerja (K3) pada divisi packing. Peneliti menggunakan Job safety analysis (JSA) sebagai metode pengumpulan data dengan mencatat aktivitas pekerjaan dan potensi risiko kecelakaan kerja. Fuzzy Analytical Hierarchy ProcessFailure Mode and Effect Analysis (Fuzzy AHP-FMEA) digunakan untuk mengidentifikasi failure mode terhadap risiko kecelakaan kerja dan efeknya, metode Fault Tree Analysis (FTA) digunakan sebagai metode analisis untuk perbaikan berdasarkan nilai Risk priority number (RPN) tertinggi. Hasil dari metode JSA ditemukan 27 risiko kecelakaan kerja yang kemudian dilakukan perhitungan RPN hasil fuzzy AHP dan didapatkan tiga failure mode dengan nilai RPN tertinggi, yaitu FM14 dengan RPN 4,1315, FM23 dengan RPN 4,1315, dan FM12&19 dengan RPN 4,1060. Tiga failure mode tersebut akan dilakukan analisis FTA untuk dibuat rekomendasi. Oleh Karena itu, Penelitian diharapkan dapat membantu perusahaan dalam meningkatkan keselamatan dan kesehatan pekerja dan meningkatkan produktivitas perusahaan.en_US
dc.identifier.urihttps://repository.uii.ac.id/handle/123456789/37745
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectkeselamatan dan kesehatan kerjaen_US
dc.subjectJob safety analysisen_US
dc.subjectFailure Mode and Effect Analysisen_US
dc.subjectFault Tree Analysisen_US
dc.subjectFuzzy AHPen_US
dc.titleAnalisis Risiko Keselamatan Dan Kesehatan Kerja (K3) Menggunakan Integrasi Metode Fuzzy Ahp-Fmea Dan Fta (Studi Kasus: Pt. Mataram Tunggal Garment)en_US

Files

Original bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
17522214.pdf
Size:
2 MB
Format:
Adobe Portable Document Format
Description:

License bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.71 KB
Format:
Item-specific license agreed upon to submission
Description: