<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Perancangan Walisongo Islamic School dengan Pendekatan Bangunan Hijau Penekanan pada Autonomy Energy

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Perancangan Walisongo Islamic School merupakan inisiatif dalam menciptakan kawasan pendidikan holistik yang terdiri dari berbagai fasilitas utama, termasuk masjid, area pendidikan, lapangan olahraga, pondok pesantren, dan fasilitas pendukung lainnya. Lokasinya berada di Desa Warukulon, Kec. Pucuk, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, dengan luas wilayah mencapai 46.844 m2 atau 4.68 Ha yang strategis berbatasan langsung dengan jalan nasional Jakarta - Surabaya. Rancangan ini merespon fenomena perubahan iklim yang mengkhawatirkan, khususnya peningkatan suhu rata-rata di Jawa Timur. Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa produksi gas rumah kaca (GRK), terutama dari sektor kehutanan dan kebakaran gambut, serta sektor energi, menjadi penyebab signifikan dari kenaikan suhu tersebut. Dalam proses desain, rancangan ini mengadopsi pendekatan bangunan hijau untuk mengatasi isu lingkungan. Penataan site dan luas dasar yang berkelanjutan mencapai 44,37% dari keseluruhan kawasan. Total luas bangunan mencapai 21.985 m2, dengan koefisien dasar hijau mencapai 55,62%, yang terbagi antara softscape dan hardscape. Aspek kesehatan dan kenyamanan ruang juga diperhatikan, termasuk pencahayaan, penghawaan, dan akustik. Simulasi menunjukkan bahwa ruang dalam bangunan dapat memberikan intensitas cahaya yang cukup, penghawaan maksimal dengan kecepatan rerata 0,8 m/s, dan kualitas akustik sesuai standar yang direkomendasikan. Efisiensi konservasi energi menjadi fokus dalam mencapai otonomi energi. Desain ini mampu memberikan suplai energi sebesar 3.541 Kwh/hari, melebihi kebutuhan bangunan sebesar 157%, dan dapat menghasilkan total energi hingga 52.774 kWh/hari atau 1099,5% dengan memaksimalkan luasan atap sehingga mampu mweujudkan bangunan yang otonom energi. Dengan tema perancangan yang diusung, diharapkan rancangan ini dapat memberikan kontribusi positif terhadap kondisi lingkungan yang semakin prihatin. Selain itu, diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar dan membentuk generasi yang profesional dan religius dalam mencapai visi Indonesia Emas 2045

Description

Citation

Collections

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By