<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Perancangan Pusat Kesenian Modern dan Kontemporer dengan Pendekatan Zero Carbon Ready di Yogyakarta

dc.Identifier.NIM18512164
dc.contributor.authorIhad, Rayyan
dc.date.accessioned2024-06-28T01:24:24Z
dc.date.available2024-06-28T01:24:24Z
dc.date.issued2024
dc.description.abstractPerkembangan kesenian di Yogyakarta cenderung sejalan dengan dinamika kehidupan modern yang mewarnai sendi-sendi kehidupan masyarakat. Banyak seniman yang tinggal di Yogyakarta dengan karya-karya dan pemikiran kreatif yang terus lahir, juga aktivitas seni rupa yang tidak pernah berhenti seperti pameran, workshop, festival, diskusi, ataupun penerbitan–penerbitan buku kesenian telah berkontribusi menopang atmosfer kesenian di Yogyakarta yang dinamis. Tercatat peristiwa-peristiwa seni dan budaya yang penting sebagai barometer perkembangan Kesenian Indonesia di Yogyakarta seperti Biennale Jogja, Festival Kebudayaan Yogyakarta, ArtJog, Yogyakarta Annual Art, Fiber Face, dan yang lainnya. Ruang-ruang untuk menggelar karya-karya Seni Rupa terus tumbuh seperti museum, galeri, rumah seni, studio seniman, hingga galeri milik seniman ataupun galeri yang dikelola para pecinta seni tersebut hadir tidak sekedar fasilitas, namun juga sebagai pertemuan dan sarana berkomunikasi bagi seniman dengan penikmat karya seni. Keberadaan bangunan kesenian seperti museum, galeri, pusat kesenian, dan tipologi bangunan lainnya begitu pula dengan berbagai kegiatan kesenian terutama yang memiliki skala besar tidak terlepas dari isu-isu perubahan iklim. Sektor kesenian menyumbangkan emisi karbon yang jumlahnya tidak sedikit, hal tersebut disebabkan berbagai faktor. Beberapa faktor tersebut antara lain adalah dari segi logistik pengiriman karya seni, perjalanan pengunjung yang menggunakan moda transportasi pribadi dan penerbangan, juga dari aspek perancangan bangunan kesenian. Walaupun memiliki efek paling kecil dibandingkan dengan faktor lainnya, perancangan dan teknologi bangunan kesenian tetaplah menjadi pertimbangan jika ingin meminimalisir jejak karbon dan dampak negatif terhadap lingkungan. Atas dasar tersebut, Pusat Kesenian Modern dan Kontemporer di Yogyakarta diharapkan dapat memiliki peran penting dalam perkembangan kesenian di Yogyakarta, dimana dalam setiap perkembangan ruang kegiatan kesenian juga sekaligus dapat membawa keberdayaan yang lebih baik bagi seniman-seniman di Yogyakarta dan Indonesia.en_US
dc.identifier.urirepository.uii.ac.id/handle/123456789/50526
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectPusat Kesenianen_US
dc.subjectSeni Modern dan Kontemporeren_US
dc.subjectZero Carbonen_US
dc.titlePerancangan Pusat Kesenian Modern dan Kontemporer dengan Pendekatan Zero Carbon Ready di Yogyakartaen_US
dc.typeThesisen_US

Files

Original bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
18512164.pdf
Size:
30.94 MB
Format:
Adobe Portable Document Format
Description:

License bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.71 KB
Format:
Item-specific license agreed upon to submission
Description:

Collections