<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Hubungan Parental Autonomy Support dan Regulasi Emosi pada Remaja Akhir

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi hubungan antara parental autonomy support dan regulasi emosi pada remaja akhir. Hipotesis penelitian ini mengasumsikan bahwa autonomy support dari orang tua, baik dari ayah maupun ibu, memiliki hubungan signifikan dengan regulasi emosi. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan korelasional, melibatkan 330 remaja akhir berusia 18-21 tahun sebagai responden. Alat ukur yang digunakan adalah skala Parental Autonomy Support (P-PASS) untuk mengukur dukungan otonomi orang tua dan skala Difficulties in Emotion Regulation Scale (DERS) untuk mengukur kesulitan regulasi emosi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa autonomy support dari ayah dan ibu memiliki korelasi negatif yang signifikan dengan kesulitan regulasi emosi, artinya semakin tinggi autonomy support, semakin rendah kesulitan regulasi emosi yang dialami remaja. Indikator yang paling penting dalam autonomy support adalah “Anak didorong untuk menjadi diri sendiri" dan "Anak diberikan penjelasan ketika orang tua meminta anak untuk melakukan sesuatu”. Faktor demografis seperti jenis kelamin dan penghasilan orang tua juga turut memengaruhi hubungan antara autonomy support dan regulasi emosi.

Description

Citation

Collections

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By