<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Hubungan antara Self Compassion dan Kepuasan Hidup pada Penderita Penyakit Kronis

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara self compassion dan kepuasan hidup pada penderita penyakit kronis. Hipotesis dalam penelitian ini adalah ada korelasi positif antara self compassion dan kepuasan hidup pada penderita penyakit kronis. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 35 pasien berusia antara 35 – 70 tahun. Penelitian ini menggunakan dua skala, yaitu (a) skala kepuasan hidup (4 aitem) yang merupakan adaptasi dari skala yang dibuat oleh Neugarten (1961) dan direvisi oleh Amy, Glei dan Noreen (2009) dengan $\alpha = 0{,}794$ dan (b) skala self compassion (24 aitem) diadaptasi dari Neff (2003) dengan $\alpha = 0{,}931$. Hasil analisis data menggunakan teknik korelasi product moment dari Pearson menunjukkan bahwa ada korelasi positif antara self compassion dengan kepuasan hidup pada penderita penyakit kronis ($r = 0{,}534$) dengan $p = 0{,}001$ ($p < 0{,}01$), yaitu semakin tinggi self compassion yang dimiliki maka semakin tinggi pula kepuasan hidup pada penderita penyakit kronis. Analisis koefisien determinasi ($r^2$) menunjukkan sumbangan self compassion sebesar 30% terhadap kepuasan hidup pada penderita penyakit kronis. Berdasarkan hasil penelitian, maka hipotesis penelitian diterima.

Description

Citation

Collections

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By