Implementasi Gaya Kepemimpinan Tranformasional Kepala Sekolah Dalam Meningkatkan Kompentensi Profesional Guru: Studi Kasus di SDN 3 Percobaan Pakem
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Fokus kajian ini meliputi implementasi kepemimpinan transformasional, strategi yang digunakan kepala sekolah, dampaknya terhadap kompetensi profesional guru, serta faktor pendukung dan penghambat yang mempengaruhinya. Urgensi penelitian ini didasarkan pada pentingnya peran kepala sekolah sebagai pemimpin pendidikan dalam meningkatkan kualitas guru, mengingat masih ditemukannya berbagai permasalahan terkait rendahnya inovasi pembelajaran, manajemen waktu, serta pengembangan profesional guru. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kepemimpinan transformasional kepala sekolah dalam meningkatkan kompetensi profesional guru di SDN 3 Percobaan Pakem. Penelitian ini menggunakan desain studi kasus yang berlandaskan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, dengan subjek penelitian meliputi kepala sekolah dan guru. Analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah telah mengimplementasikan kepemimpinan transformasional secara efektif melalui empat dimensi utama, yaitu idealized influence, inspirational motivation, intellectual stimulation, dan individualized consideration. Strategi yang digunakan meliputi penguatan komunitas belajar guru, fasilitasi pengembangan kompetensi, penciptaan budaya kerja kolaboratif, serta pemberian motivasi secara berkelanjutan. Implementasi tersebut memberikan dampak positif terhadap peningkatan kompetensi profesional guru, yang ditandai dengan meningkatnya kinerja mengajar, perubahan mindset yang lebih terbuka terhadap inovasi, serta peningkatan prestasi guru dan siswa. Selain itu, terdapat faktor pendukung berupa budaya sekolah yang religius, hubungan kerja yang harmonis, fasilitas yang memadai, serta komitmen guru, sementara faktor penghambat meliputi keterbatasan manajemen waktu, tingginya beban kerja, dan variasi kemampuan guru. Dengan demikian, kepemimpinan transformasional kepala sekolah terbukti efektif dalam meningkatkan kompetensi profesional guru dan berkontribusi terhadap peningkatan mutu pendidikan di sekolah.