<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Sekolah Tinggi Agama Islam Muhammadiyah (STAI-Muh) Bima, Fleksibiltas Ruang Bangunan Tradisional Bima pada Proses Pembelajaran

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Dunia pendidikan menjadi satu faktor terpenting arah perkembangan dan perubahan keadaan suatu kemaju peradaban. Pada pandangan ideologi Islam kemajuan itu kebaikan sisi moral etika dan dukungan kemajuan sarana prasarana yang direncanakan yang mencakup ilmu pengetahuan dan teknologi. Keadaan negeri Indonesia kurang membaik dari dulu karena hal yang menjadi faktor penting yakni dunia pendidikan. Pada kondisi sekarang indonesi mengupayakan pemberdayaan sumberdaya manusia sampai tingkat daerah dengan program otonomi daerah maupun otonomi kampus walaupun masih menggunakan paradigma kapitalisme. Pendidikan didaerah mengharuskan perkembangan yangsignifikan tampa ada tekanan dari pusat. Sebagai satu kesadaran atas kewajiban berilmu dalam ajaran Islam. Pendidikan berorientasi pada spesifikasi moral agama menjadi tuntutan utama, maka adanya pengembangan akademik hams menjadi contoh profesionalitas pendidikan dalam pengembangan sumber daya manusia. Oleh sebab itu STAI-Muh kab. Bima terus berjuang mengembangkan dengan memperbanyak jurusan-jurusan dan mendirikan gedung-gedung perkuliahan. Jadi STAI-Muh kab. Bima dikondisionalkan dengan daerah Bima setempat sekaligus menggunakan dasar judul Skolah Tinggi Agama Islam Muhammadiyah (STAI-Muh) Bima dengan penekanan fleksibiliotas ruang bangunan tradisional bima pada proses pembelajaran. Menggunakan konsep sisi arsitektural tradisional menjadi satu konsep pengembangan daerah sebagai pelestarian khasanah nilai-nilai budaya lokal. Rancangan yang direncanakan berupa bangunan gedung kampus perkuliahan pendidikan keagamaan dengan pendekatan fleksibilitas ruang bangunan tradisional bima untuk mengkondisionalkan keadaan lokal, efektif dan efesiensi gedung terhadap proses pembelajaran baik keadaan pengguna (User) maupunkondisi waktu jangka panjang kedepan. Jadi dunia pendidikan disini dimanapun termasuk didaerah bima harus mengenal potensi lokal. Membangun serta mengembangkan sumberdayaan manusia dengan mengedepankan dunia pendidikan ataupun merubahnya dengan ilmu pengetahuan baik pengetahuan humoniora maupun pengetahuan teknologi.

Description

Citation

Collections

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By