<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Analisis Risiko Kecelakaan Kerja Pada Aktivitas Pertambangan Menggunakan Metode FMEA dan FTA serta SIMULASI MONTE CARLO di PT Aneka Tambang Tbk (ANTAM) UBPN Kolaka

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Keselamatan dan kesehatan kerja (K3) merupakan aspek penting dalam aktivitas pertambangan karena tingginya potensi bahaya, khususnya pada penggunaan alat berat grader. Permasalahan yang dihadapi di PT Aneka Tambang Tbk (ANTAM) UBPN Kolaka adalah masih terjadinya kecelakaan kerja pada proses perataan jalan meskipun perusahaan telah menerapkan program K3. Data periode 2018–2024 mencatat insiden berulang seperti grader terguling, tabrakan antar unit, serta kesalahan operator. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi potensi bahaya, menganalisis penyebab utama, serta mengukur efektivitas mitigasi. Metode yang digunakan meliputi Failure Mode and Effect Analysis (FMEA), Fault Tree Analysis (FTA), dan simulasi Monte Carlo. Hasil FMEA menunjukkan potensi bahaya terbesar terdapat pada rem tidak berfungsi dengan nilai Risk Priority Number (RPN) 224 dan kipas radiator tidak berfungsi dengan nilai RPN 192. Melalui FTA teridentifikasi delapan basic event pada rem dan empat basic event pada kipas sebagai akar penyebab kegagalan. Rencana mitigasi yang disusun mencakup inspeksi rutin, perawatan berkala, pembersihan, serta pelatihan operator. Berdasarkan hasil simulasi Monte Carlo, penerapan mitigasi mampu menurunkan probabilitas kecelakaan hingga 78,15% dibandingkan kondisi awal. Hal ini menunjukkan bahwa kombinasi metode FMEA, FTA, dan Monte Carlo memberikan analisis yang lebih lengkap dan mendukung penyusunan kebijakan K3 yang lebih terukur pada kegiatan pertambangan nikel.

Description

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By