<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

EVALUASI TINGKAT WALKABILITY PADA KORIDOR JALAN SULTANAGUNG, YOGYAKARTA

Abstract

Tingginya aktivitas ekonomi di sekitar koridor Jalan Sultan Agung menyebabkan peningkatan mobilitas, sementara kekurangan tempat parkir memicu penyalahgunaan koridor pedestrian untuk parkir ilegal kendaraan bermotor, merugikan kondisi walkability. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengevaluasi tingkat walkability pada koridor Jalan Sultan Agung dengan metode deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan dengan cara observasi terhadap parameter yang terdapat dalam prinsip walkability dalam koridor Jalan Sultan Agung yang dibagi menjadi 3 zona yaitu Zona A (Penyangga), Zona B (Inti) dan Zona C (Penyangga). Temuan menghasilkan 4 variabel penilaian walkability yaitu konektivitas, kenyamanan, kemudahan akses dan keselamatan, dari 4 variabel ini menghasilkan 7 indikator. Konektivitas dinilai dari dua indikator yaitu kemenerusan jalur pedestrian dan keterhubungan dengan titik transit. Kenyaman ditinjau dari dua indikator yaitu kondisi jalur dan ketersediaan. Kemudahan akses dari dua indicator yaitu ramah disabilitas dan ketersediaan signage. Keselamatan ditinjau dari indikator konflik pejalan kaki dengan moda transportasi. Dari 4 variabel ini disimpulkan bahwa tingkat walkability pada koridor Jalan Sultan Agung dinilai buruk karena dari 7 indikator yang ada dalam 4 variabel yang disebutkan, hanya 2 indikator yang dinilai baik

Description

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By