Tubuh Buruh Sebagai Media Disiplin Tubuh Hotelier di Hotel SP Yogyakarta
Loading...
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Universitas Islam Indonesia
DOI
Abstract
Dalam bisnis perhotelan yang terus berkembang, karyawan dituntut untuk selalu menjaga
penampilan dan mengikuti standar operasional prosedur (SOP) guna memastikan kualitas
pelayanan yang optimal. Agar kinerja karyawan selalu konsisten maka organisasi harus selalu
memperhatikan kedisiplinan setiap karyawan ketika mereka berada di dalam aera hotel.
Disiplin tubuh karyawan terbentuk melalui serangkaian tindakan yang menanamkan nilai
ketaatan, kepatuhan, dan keteraturan dalam menjaga penampilan. Melalui disiplin ini, tubuh
dilatih, diuji, dan dikoreksi secara terus-menerus hingga keterampilan, kecakatan, dan
kesiapsiagaan menjadi mekanisme yang bekerja secara otomatis dalam diri tubuh itu sendiri.
Penelitian ini disusun dengan tujuan mengetahui bagaimana relasi kuasa membentuk tubuh
disiplin pada karyawan Hotel Santika Premiere Yogyakarta, serta bagaimana wacana praktik
pendisiplinan tersebut terbentuk agar tubuh karyawan tetap patuh. Penelitian ini menggunakan
jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan analisis wacana milik Michel Foucault. Data dan
informasi dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Dengan kriteria
narasumber laki-laki atau perempuan, merupakan karyawan Hotel Santika Premiere
Yogyakarta yang bertugas pada departemen front office, human resource department, food
and beverage, dan security. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berbagai bentuk
pendisiplinan diterapkan untuk memastikan bahwa setiap individu bekerja sesuai dengan
standar operasional yang telah ditentukan. Peneliti melihat bahwasannya tubuh karyawan
dijadikan objek disiplin atau media representasi atas kontrol kuasa yang terdapat pada institusi
hotel, di mana dalam hotel memiliki peraturan mengenai penampilan yang telah ditetapkan.