<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

REVITALISASI TERAS CIHAMPELAS PASCA PANDEMI COVID-19 DENGAN PENDEKATAN ADAPTIVE REUSE

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Permasalahan fast fashion berdampak pada limbah yang signifikan, terutama di kota industri seperti Bandung. Salah satu cara untuk melawan permasalahan ini adalah dengan membeli pakaian bekas. Namun, pemerintah melarang impor pakaian bekas karena dinilai mematikan ekonomi setempat. Oleh karena itu, perlu adanya rancangan dan program fast fashion yang dapat memberikan solusi terhadap fenomena fast fashion dengan pendekatan adaptive reuse. Penelitian ini dilaksanakan di Teras Cihampelas Bandung sebagai tempat yang mewadahi bisnis ekonomi rakyat untuk pusat penjualan pakaian pantas pakai di Kota Bandung. Penelitian ini dilakukan dengan menganalisa data yang sudah ada dari sumber lain, seperti studi sebelumnya, laporan, atau basis data untuk mendapatkan informasi atau konfirmasi terhadap hipotesis yang ada. Hasil penelitian menunjukkan bahwa isu fast-fashion dapat dikurangi dengan merevitalisasi Teras Cihampelas dengan pendekatan adaptive reuse ke arah fashion hub di kota Bandung. Beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk mendukung keberhasilan pembangunan ini yaitu: mengoptimalkan peran komunitas, menjalin kerja sama dengan pemerintah dan mengembangkan model bisnis yang inovatif. Pemilihan lokasi yang tepat juga penting untuk menunjang keberhasilan, dalam hal ini Teras Cihampelas menjadi lokasi yang dinilai ideal untuk menjawab permasalahan ini.

Description

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By