<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Optimasi Ekstraksi Tanin dari Kulit Kayu Tingi (Ceriops tagal) Menggunakan Metode Taguchi di IKM batik X,Y,Z

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Kulit Kayu Tingi (Ceriops Tagal) merupakan salah satu sumber potensial pewarna alami untuk batik. Pewarna alami tersebut diperoleh dengan cara di ekstrak. Pewarna alami lebih ramah lingkungan dibandingkan pewarna sintetis, namun penggunaannya masih terbatas akibat biaya produksi yang relatif tinggi, yang disebabkan belum optimalnya teknologi ekstraksi yang tersedia. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan proses ekstraksi zat pewarna alami dari kulit kayu tingi kering menggunakan metode Taguchi. Variabel bebas yang diuji meliputi berat kulit kayu tingi, volume pelarut, suhu ekstraksi, dan waktu ekstraksi, sedangkan variabel respon yang diamati adalah kadar tanin dan nilai absorbansi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui optimasi proses diperoleh kadar tanin sebesar 28,60 %, nilai absorbansi 0,13 dan nilai prediksi biaya Rp. 11. 295,81. Bila di bandingkan dengan metode ekstraksi konvensional yang biasa digunakan perajin batik dapat menghemat biaya untuk CV. Naraya Batik sebesar Rp. 3.814,68; Sungsang Batik Rp. 1.646,03 dan Nurgiri Batik Rp. 3.265,03. Hal ini menunjukan bahwa optimasi proses ekstraksi mampu meningkatkan efisiensi perolehan zat pewarna alami, sehingga berpotensi menekan biaya produksi, meningkatkan daya saing produk batik berbahan pewarna alami dan membuka peluang bagi penerapan ekstraksi warna tingi di sektor industri.

Description

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By