<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Formulasi dan Uji Antioksidan Serum Nanoemulsi dari Ekstrak Daun Sirsak (Annona Muricata L) dengan Metode DPPH (2,2-diphenil-1-picrylhydrazyl)

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Telah dilaksanakan pnelitian tentang formulasi serum antioksidan dalam sediaan nanoemulsi dari ekstrak daun sirsak sebagai bahan aktif dengan metode 2,2- Diphenil-1-Picrylhydrazyl (DPPH). Penelitian ini memiliki beberapa tahapan, yaitu: ekstraksi daun sirsak menggunakan metode maserasi, identifikasi ekstrak yang meliputi uji skrining fitokimia, uji DPPH, uji pereaksi geser, dan identifikasi menggunakan LC-MS/MS, formulasi sediaan nanoemulsi dengan metode Self Nanoemulsifying Drug Delivery System (SNEDDS), karakterisasi dan pengujian nanoemulsi yang meliputi uji stabilitas, uji pH, uji viskositas, uji transmitansi, ukuran partikel, uji aktivitas antioksidan, dan uji iritasi. Hasil penelitian menunjukkan rendemen rata-rata yang diperoleh pada ekstrak daun sirsak sebesar 14,68%. Pengujian LC-MS/MS diperoleh senyawa antioksidan dalam ekstrak daun sirsak terdapat kaempferol dan kuersetin, nilai IC50 pada ekstrak daun sirsak sebesar 90,55 ppm. Formulasi yang digunakan menggunakan variasi 1,5: 2,5: 1 untuk bahan capryol 90: tween 20: PEG 400 dan ekstrak yang digunakan 0,5; 1; dan 1,5 g. Uji stabilitas pada formulasi dengan 0,5 g ekstrak daun sirsak menunjukkan hasil yang stabil dengan nilai viskositas 98,60 cP; nilai transmitansi 97,30%; dan pH 5,65. Nilai IC50 pada formulasi serum nanoemulsi sebesar 656,18 ppm yang termasuk ke dalam antioksidan sangat lemah dan nilai IC50 ekstrak daun sirsak dalam sediaan sebesar 65,62 ppm.

Description

Citation

Collections

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By