<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Identifikasi dan Analisis Ekstrak Kunyit Kurkumin dan Pemodelannya Sebagai Tabir Surya

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Ekstrak Kunyit kurkumin pada penelitian ini digunakan sebagai senyawa tabir surya pada pembuata losion. Ekstraksi kunyit kurkumin menggunakan Microwave Assisted Extraction (MAE) yang memanfaatkan gelombang mikro (gelombang elektromagentik) dengan variasi pelaut, daya dan suhu pelarut untuk mengetahui hasil rendemen yang optimal. Hasil ekstrak kunyit kurkumin yang optimal pada variasi pelarut yaitu etanol sebesar 5, 5%, variasi daya 100 watt sebesar 5, 7% dan variasi suhu pelarut 50 °C sebesar 7, 8%. Identifikasi KLT menunjukan senyawa kurkumin dengan nilai Rf terkecil 0, 63 pada pelarut metanol dan nilai Rf tertinggi pada suhu 30 °C yaitu 0, 82. Karakterisasi FTIR menunjukan adanya gugus OH, CH, C=C, C=O, C-O serta vibrasi benzoat trans-C-H. Karakterisasi HNMR menunjukan adanya senyawa kurkumin pada pergeseran kimia 3, 80-3, 92; 5, 75-6, 14; 6, 54-7, 18 dan 7, 31-7, 49. Panjang gelombang maksimum ekstrak kunyit kurkumin dan komputasi yaitu 421 dan 410 nm sehingga dapat digunakan sebagai tabir surya karena adanya gugus kromofor yang mampu menyerap sinar UV A.

Description

Citation

Collections

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By