Pengaruh Role Stressor Terhadap Komitmen Organisasi Dengan Kepuasan Kerja Sebagai Variabel Intervening Pada Bagian Marketing New Armada Magelang
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) pengaruh role conflict terhadap kepuasan kerja secara parsial, (2) pengaruh role ambiguity terhadap kepuasan kerja secara parsial, (3) pengaruh role overload terhadap kepuasan kerja secara parsial, (4) pengaruh role stressor (role conflict, role ambiguity, role overload) terhadap kepuasan kerja secara simultan, (5) pengaruh role conflict terhadap komitmen organisasi secara parsial, (6) pengaruh role ambiguity terhadap komitmen organisasi secara parsial, (7) pengaruh role overload terhadap komitmen organisasi secara parsial, (8) pengaruh role stressor (role conflict, role ambiguity, role overload) terhadap komitmen organisasi secara simultan, (9) pengaruh kepuasan kerja terhadap komitmen organisasi, dan (10) lebih besar mana pengaruh langsung (role stressor yang terdiri dari role conflict, role ambiguity dan role verload terhadap komitmen organisasi) dengan pengaruh tidak langsung (role stressor terhadap komitmen organisasi melalui kepuasan kerja). Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan Industri Karoseri New Armada Magelang yang berjumlah 202 karyawan. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah non probability sampling dengan metode convenience sampling yaitu sebanyak 100 orang karyawan. Data dikumpulkan dengan menggunakan angket dan dokumentasi. Uji validitas instrumen dilakukan dengan teknik korelasi product moment Pearson, sedangkan uji realibilitas menggunakan Alpha Cronbach. Analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis deskriptif ananalisis, analisis regresi sederhana, analisis regresi berganda dan Analisis Path. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Role stressor secara simultan berpengaruh nyata terhadap kepuasan kerja, terbukti dengan diperolehnya Fhit sebesar 3,179 dengan angka signifikansi (P-Value) = 0,027 < 0,05. Sedangkan secara parsial, role conflict (X1) dan role overload (X3) berpengaruh signifikan terhadap variabel kepuasan kerja (Y1) secara parsial. Hal ini ditunjukkan dari nilai P-Value X1 dan X3 masing-masing sebesar 0,048 dan 0,020 yang lebih kecil dibanding 0,05; (2) Role stressor baik secara simultan maupun parsial secara langsung berpengaruh nyata terhadap komitmen organisasi. Hal ini ditunjukkan dari nilai Fhit sebesar 19,764 dengan angka signifikansi (P-Value) sebesar 0,047 < 0,05; (3) Tingkat komitmen organisasi terhadap kepuasan kerja karyawan bagian marketing Perusahaan Karoseri New Armada Magelang cukup tinggi. Hal ini berdasarkan hasil pengujian hipotesis dengan menggunakan uji F (secara bersama-sama atau simultan) dapat dijelaskan bahwa variabel role conflict (X1), role ambiguity (X2) dan role overload (X3) melalui kepuasan kerja (Y1) berpengaruh terhadap variabel komitmen organisasi (Y2) secara simultan. Hal ini ditunjukkan dari nilai Fhit sebesar 2,567 dengan angka signifikansi (P-Value) sebesar 0,043 < 0,05; dan (4) Pengaruh variabel role stressor melalui kepuasan kerja terhadap komitmen organisasi lebih besar dibanding pengaruh langsung role stressor terhadap komitmen organisasi. Kata kunci : role stressor, role conflict, role ambiguity, role overload, kepuasan kerja, komitmen organisasi