Analisis Emisi Gas Rumah Kaca Dari Penggunaan Bahan Bakar Transportasi di Area Terminal Jombor Yogyakarta
Loading...
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Universitas Islam Indonesia
DOI
Abstract
Terminal Jombor Yogyakarta merupakan terminal bus yang termasuk kedalam
kategori tipe B dengan memiliki luasan 9.200 m2
. Aktivitas di terminal ini banyak
menghasilkan Emisi Gas Rumah Kaca CO2-eq yang berasal dari adanya pembakaran
bahan bakar minyak oleh sektor transportasi di area terminal. Aktivitas tersebut
dapat berdampak terhadap kesehatan dan lingkungan. Emisi Gas Rumah Kaca CO2-
eq merupakan akumulasi dari emisi yang keluar dari hasil pembakaran bahan bakar
seperti karbon dioksida (CO2), metana (CH4), dan Nitrogen dioksida (N2O) yang
akan di konversi kedalam CO2 Ekivalen. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk
menganalisis Emisi Gas Rumah Kaca CO2-eq dari aktivitas sektor transportasi,
mengetahui tingkat kontribusi Emisi Gas Rumah Kaca CO2-eq jenis transportasi, dan
skenario reduksi Emisi Gas Rumah Kaca CO2-eq. Metode perhitungan yang
digunakan berdasarkan Intergorvernmental Panel on Climate Change (IPCC) 2006
dan penggunaan faktor emisi IPCC dan ESDM. Emisi Gas Rumah Kaca CO2-eq
yang dihasilkan oleh sektor transportasi di Terminal Jombor Yogyakarta tertinggi
pada tahun 2022 dengan menggunakan faktor emisi ESDM sebesar 5.148,71
TonCO2-eq dengan tingkat kontribusi tertinggi oleh jenis transportasi TransJogja
sebesar 2.437,5 TonCO2-eq. Selain Emisi Gas Rumah Kaca primer adapun Emisi
Gas Rumah Kaca yang dihasilkan pada saat kondisi idle dengan mesin menyala,
Emisi Gas Rumah Kaca CO2-eq saat idle menambahkan sebesar 88,58 TonCO2-eq.
Skenario reduksi yang dilakukan yakni dengan mengurangi waktu tunggu bus atau
idle di Terminal Jombor Yogyakarta yang dimana dengan skenario reduksi tersebut
dapat mengurangi Emisi Gas Rumah Kaca Idle sebesar 33,33% dari Emisi Gas
Rumah Kaca CO2-eq awal saat idle. Emisi Gas Rumah Kaca CO2-eq akan berbanding
lurus dengan tingkat volume penggunaan transportasi dan pemakaian bahan bakar.