Strategi Diplomasi Ekonomi Indonesia Terhadap Korea Utara Pada Tahun 2004-2014
| dc.Identifier.NIM | 17323099 | |
| dc.contributor.author | Hartanto, Andhika Wahyu | |
| dc.date.accessioned | 2024-09-26T04:15:11Z | |
| dc.date.available | 2024-09-26T04:15:11Z | |
| dc.date.issued | 2024 | |
| dc.description.abstract | Hubungan diplomatik Indonesia dan Korea Utara dimulai pada 17 Juni 1961. Dalam kurun waktu 2004-2014 perdagangan kedua negara terbatas karena Korea Utara mendapatkan sanksi ekonomi akibat aktivitas nuklir. Namun pada masa SBY nilai ekspor impor Indonesia meningkat dan Korea Utara menjadi salah satu negara yang bekerjasama dalam sektor ekonomi dan perdagangan dengan Indonesia. Penulis menggunakan Teori Diplomasi Ekonomi oleh Robert A. Denmark yang terbagi ke dalam empat model, yaitu Diplomasi Komersial, Diplomasi Perdagangan, Diplomasi Keuangan, dan Migrasi dan Pekerjaan Konsuler. Argumen sementara penulis, yaitu empat model diplomasi ekonomi dapat diimplementasikan dalam hubungan bilateral dan kerja sama antara Indonesia-Korea Utara. Hasil penelitian, yaitu Diplomasi Komersial terdapat beberapa nota kesepahaman dan perjanjian kedua negara. Diplomasi Perdagangan Indonesia memberikan bantuan pangan dan meningkatnya produk ekspor impor. Diplomasi Keuangan perjanjian Kominfo antara Indonesia dan Korea Utara. Serta Migrasi dan Pekerjaan Konsuler Menlu Indonesia mengirimkan delegasi bisnis ke Korea Utara. | en_US |
| dc.identifier.uri | repository.uii.ac.id/handle/123456789/52023 | |
| dc.publisher | Universitas Islam Indonesia | en_US |
| dc.subject | Indonesia | en_US |
| dc.subject | Korea Utara | en_US |
| dc.subject | Diplomasi Ekonomi | en_US |
| dc.title | Strategi Diplomasi Ekonomi Indonesia Terhadap Korea Utara Pada Tahun 2004-2014 | en_US |
| dc.type | Thesis | en_US |