Daya Antibakterial Ekstrak Etanol Daun Kubis (Brassica Oleracea L Var. Capitata) Terhadap Shigella Flexneri Atcc 12022 Secara In Vitro
| dc.Identifier.NIM | 09711164 | |
| dc.contributor.advisor | dr. S. Yumna T, MSc, MClinScHons | |
| dc.contributor.author | Isnaeni, Fajriatun Nur | |
| dc.date.accessioned | 2020-12-11T10:03:43Z | |
| dc.date.available | 2020-12-11T10:03:43Z | |
| dc.date.issued | 2013-01-09 | |
| dc.description.abstract | Disentri merupakan infeksi gastrointestinal yang disebabkan oleh Shigella flexneri. Adanya resistensi antibiotik terhadap Shigella flexneri menjadikan pengobatan herbal sebagai alternatif terapi pada kasus infeksi Shigella flexneri, salah satunya kubis ((Brassica oleracea L var. capitata). Kubis dimungkinkan memiliki zat aktif yang dapat digunakan sebagai daya antibakteri khususnya Shigella flexneri. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui daya antibakteri ekstrak etanol daun kubis ((Brassica oleracea L var. capitata) terhadap Shigella flexneri ATCC 12022 in vitro. Metode Penelitian : Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental laboratorium. Pembuatan ekstrak daun kubis dilakukan dengan metode maserasi yang kemudian diujikan pada bakteri Shigella flexneri ATCC 12022 dengan menggunakan metode dilusi cair. Ekstrak dibuat dalam bentuk beberapa konsentrasi yaitu 50%; 25%; 12,5%; 6.25%; 3,125%; 1,56%, 0,78%, 0,39%. Hasil ditentukan dengan melihat Kadar Hambat Minimal (KHM) dan Kadar Bunuh Minimal (KBM). Penelitian dilakukan pengulangan sebanyak 5 kali. Data dianalisis dengan uji Krusskal wallis dan uji Mann whitney. Hasil : Hasil pengujian didapatkan 3 kali hasil konsisten yaitu Kadar Hambat Minimal (KHM) dan Kadar Bunuh Minimal (KBM) pada konsentrasi ekstrak etanol kubis 6,25%. Dari hasil uji statistik didapatkan nilai p<0,05 yang menunjukkan adanya pengaruh perbedaan konsentrasi ekstrak etanol kubis terhadap pertumbuhan Shigella flexneri secara in vitro. Simpulan : Ekstrak etanol daun kubis ((Brassica oleracea L var. capitata) memiliki daya antibakteri terhadap Shigella flexneri dengan Kadar Hambat Minimal (KHM) dan Kadar Bunuh Minimal (KBM) pada konsentrasi 6,25%. | en_US |
| dc.identifier.uri | https://repository.uii.ac.id/handle/123456789/25816 | |
| dc.publisher | Universitas Islam Indonesia | en_US |
| dc.subject | Shigella flexneri ATCC 1202 | en_US |
| dc.subject | daun kubis ((Brassica oleracea L var. capitata) | en_US |
| dc.subject | antibakteri | en_US |
| dc.subject | Ekstrak etanol | en_US |
| dc.title | Daya Antibakterial Ekstrak Etanol Daun Kubis (Brassica Oleracea L Var. Capitata) Terhadap Shigella Flexneri Atcc 12022 Secara In Vitro | en_US |
| dc.type | Thesis | en_US |