<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Studi Aktivitas Antioksidan Ekstrak Daun Typhonium Flagelliforme Menggunakan Metode DPPH dan Frap

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Latar belakang: Typhonium flagelliforme berasal dari famili Araceae dilaporkan memiliki kandungan metabolit sekunder berupa flavonoid, terpenoid, stigmasterol, saponin, steroid dan kurkumin. Beberapa tanaman dari famili Araceae diketahui memiliki potensi antioksidan yang dapat mencegah stres oksidatif seperti penyakit neurodegenarative, penyakit kardiovaskular, penuaan dini, kanker dan diabetes melitus. Tujuan: Mengkaji aktivitas antioksidan dari ekstrak daun Typhonium flagelliforme menggunakan metode DPPH dan FRAP serta mengetahui kadar total flavonoid dan fenolik. Metode: Ekstrak daun Typhonium flagelliforme diperoleh melalui ekstraksi sonikasi dengan pelarut etanol 96%. Aktivitas antioksidan dievaluasi menggunakan metode DPPH dan FRAP berdasarkan nilai konsentrasi inhibisi 50% (IC50). Pengukuran kadar total flavonoid dan fenolik dilakukan menggunakan uji kuantitatif dengan metode Spektrofotometri UV-Vis. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak daun Typhonium flagelliforme memiliki aktivitas antioksidan dengan IC50 sebesar 76,91 ± 2,52 ppm pada metode DPPH dan 464,91 ± 12,11 ppm pada metode FRAP. Kadar total flavonoid diperoleh sebesar 17,86 ± 0,40 mgRE/g ekstrak dan kadar total fenolik sebesar 47,35 ± 0,66 mgGAE/g ekstrak. Kesimpulan: Aktivitas antioksidan pada ekstrak daun Typhonium flagelliforme menggunakan metode DPPH termasuk ke dalam kategori kuat (IC50 50-100 ppm) dan pada metode FRAP termasuk ke dalam kategori sangat lemah (IC50 >200 ppm).

Description

Citation

Collections

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By