Usulan Pengembangan Rancangan Strategi Usaha Menggunakan Pendekatan Blue Ocean Strategy ( Studi Kasus : Umkm Tempe Hj . Samsul )
| dc.Identifier.NIM | 17522252 | |
| dc.contributor.advisor | Dr. Tanfin Lamawan, S.T. M.M. | |
| dc.contributor.author | REZA THUBRONI | |
| dc.date.accessioned | 2022-08-18T04:40:26Z | |
| dc.date.available | 2022-08-18T04:40:26Z | |
| dc.date.issued | 2021-08-10 | |
| dc.description.abstract | Sebagai salah satu UMKM Tempe dari 187 pengrajin produk tempe yang berada di Kecamatan Kaliwiro , Wonosobo , Jawa Tengah tentu saja menjadikan UMKM Hj . Samsul dan UMKM lainnya berlomba - lomba menarik minat konsumen . Diantara permasalahan yang dihadapi UMKM Hj . Samsul ialah banyaknya jumlah kompetitor di sekitar UMKM sehingga memperkuat persaingan bisnis , target pasar yang belum meluas , pendapatan UMKM yang relatif menurun , serta fasilitas produksi yang masih tradisional . Dikarenakan jumlah pengrajin tempe yang banyak , terjadi persaingan harga antar UMKM serta pemberian promo kepada pelanggan yang dapat menurunkan margin keuntungan UMKM . Kondisi seperti ini mengakibatkan pasar sudah mulai jenuh sehingga UMKM Hj . Samsul dituntut untuk melakukan strategi bisnis serta inovasi agar mampu bertahan bahkan melampaui persaingan yang ada . Atas dasar permasalahan yang dihadapi , fokus tujuan penelitian ini adalah membantu memberikan sebuah usulan rancangan strategi pengembangan usaha di UMKM Tempe Hj Samsul melalui pendekatan Blue Ocean Strategy ( BOS ) , dibantu dengan metode analisis Strengths , Weaknesses , Opportunities , and Threats ( SWOT ) dan Bussiness Model Canvas ( BMC ) . Pengambilan data dilakukan melalui studi pustaka , observasi lapangan serta wawancara kepada pemilik UMKM . Setelah dilakukan pengolahan data hasil dari penelitian menunjukkan bahwa posisi UMKM Hj . Samsul pada diagram SWOT berada di kuadran ketiga . Sedangkan hasil dari skema kerangka kerja empat langkah BOS yaitu faktor yang dihapuskan ialah " pemberian promo gratis tempe setiap pembelian minimal Rp.10.000 , " selanjutnya faktor yang dikurangi ialah " perendaman awal kedelai selama 12 jam pada proses produksi sedangkan faktor yang ditingkatkan ialah " ketersediaan produk , fasilitas produksi , lokasi UMKM , jangkauan distribusi serta faktor yang diciptakan ialah " variasi rasa produk tempe , inovasi daya tahan tempe , inovasi tepung kulit ari kedelai , dan inovasi produk nugget tempe Diharapkan dengan adanya penelitian ini UMKM Tempe Hj . Samsul tidak hanya mampu memenangkan persaingan namun juga dapat menciptakan ruang pasar baru yang inovatif . | en_US |
| dc.identifier.uri | https://repository.uii.ac.id/handle/123456789/38744 | |
| dc.publisher | Universitas Islam Indonesia | en_US |
| dc.subject | Blue Ocean Strategy | en_US |
| dc.subject | SWOT Biossiness Model Cammas | en_US |
| dc.subject | strategi bisnis | en_US |
| dc.title | Usulan Pengembangan Rancangan Strategi Usaha Menggunakan Pendekatan Blue Ocean Strategy ( Studi Kasus : Umkm Tempe Hj . Samsul ) | en_US |