Jevaluasi Penggunaan Antibiotik berdasarkan Metode ATC/ddd dan DU 90% di Puskesmas Ngemplak 2 Periode 2021-2024
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Latar belakang: Antibiotik digunakan dalam pengobatan dan pencegahan untuk melawan infeksi yang disebabkan oleh bakteri. Di Indonesia, kejadian pandemi turut berkontribusi terhadap peningkatan penggunaan antibiotik. Oleh karena itu, diperlukan pemantauan untuk melihat profil penggunaan antibiotik yang tersedia. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil penggunaan antibiotik yang dianalisis menggunakan metode ATC/DDD dan DU 90% serta diklasifikasikan berdasarkan kategori AWaRe di Puskesmas Ngemplak 2 pada periode 2021-2024. Metode: Penelitian kuantitatif jenis observasional dengan desain cross-sectional melalui pendekatan analisis deskriptif. Pengumpulan data dilakukan secara restrospektif melalui sistem smarthealth, register, dan LPLPO yang dianalisis menggunakan Microsoft Excel dengan metode ATC/DDD dan DU 90%. Hasil: Penggunaan antibiotik tertinggi selama tahun 2021-2024 secara berturutturut adalah amoksisilin dengan nilai 173,54 DDD/1000 KPRJ; 261,16 DDD/1000 KPRJ; 271,38 DDD/1000 KPRJ; dan 242,46 DDD/1000 KPRJ. Berdasarkan klasifikasi AWaRe, diperoleh rata-rata access sebesar 93,75%, watch sebesar 6,25%, dan reserve 0% dari total penggunaan. Kesimpulan: Profil penggunaan antibiotik yang konsisten masuk dalam segmen DU 90% adalah amoksisilin. Kategori access merupakan klasifikasi antibiotik yang paling banyak digunakan di Puskesmas Ngemplak 2 tahun 2021-2024.