<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

AJIAN PLACE-MAKING MELALUI TEORI GENIUS LOCI PADA AREA PUBLIK JALAN MALIOBORO, YOGYAKARTA

Abstract

Ruang publik adalah aspek penting untuk menciptakan ruang-ruang di perkotaan dengan standart yang berkualitas. Standart ruang publik dapat ditingkatkan dengan pendekatan place-making yang dibentuk dengan memfokuskan pada pengalaman manusia. Place-making didefinisikan sebagai pendekatan desain ruang publik yang memfokuskan pada pemanfaatan kekayaan lokal, sedangkan genius loci adalah kejeniusan lokal suatu tempat atau lokasi yang apabila dihubungkan dengan makna bahasa latinnya adalah jiwa yang ada di tempat tertentu. Pada kawasan malioboro terdapat genius loci yang memicu tempat ini menjadi ruang publik yang ramai dikunjungi masyarakat. Sehingga ditetapkan sebagai studi kasus pada kajian ini. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif yang bertujuan mengidentifikasi aspek genius loci yaitu aspek tangible dan intangible pada jalan malioboro sebagai ruang publik. Aspek tangible berupa objek benda yaitu museum vredeberg, pasar beringharjo dan bank bni 46 yang dipilih karena merupakan salah satu objek yang menjadi daya tarik dan merupakan bangunan yang paling berpengaruh dalam konteks budaya dan sejarah pada kawasan malioboro, sedangkan intangible berupa tak benda yaitu budaya, sosial, dan ekonomi. Diharapkan dengan adanya kajian ini memberikan wawasan kepada masyrakat tentang pentingnya genius loci pada suatu kawasan publik.

Description

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By