<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Pra Rancangan Pabrik Asam Oksalat Dihidrat Dengan Oksidasi Glukosa Kapasitas 12.000 Ton/Tahun

dc.Identifier.NIM16521122
dc.contributor.advisorFaisal. R. M., Ir.Drs., MT., Ph.D.
dc.contributor.advisorDiana, Dr.,S.T.,M.Sc
dc.contributor.authorYUSRIL FAHMI NABU
dc.contributor.authorMIQDAM HUMAMI
dc.date.accessioned2021-11-04T07:29:13Z
dc.date.available2021-11-04T07:29:13Z
dc.date.issued2021-02
dc.description.abstractAsam oksalat dihidrat memiliki peran dalam dunia industri seperti dalam industri logam untuk pelapisan besi (anti karat) dan industri tekstil dalam pewarnaan kain. yang mana menurut data.un pada tahun 2020 Indonesia merupakan negara pengimpor asam oksalat dihidrat ke-3 terbesar se-asia tenggara dan angka kebutuhan yang relatif meningkat setiap tahunnya. Hal tersebut disebabkan karena belum adanya pabrik yang memproduksi asam oksalat dihidrat di Indonesia. Berdasarkan latar belakang tersebut, maka dirancanglah pabrik asam oksalat dengan kapasitas 12.000 ton/tahun yang mana sebanyak 4,082.01 ton/tahun asam oksalat diperuntukan untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri dan sisanya 7,917.99 ton/tahun ditujukan untuk diekspor ke negara tetangga khususnya negara Malaysia dan Filipina. Pabrik direncanakan berdiri pada tahun 2025 berlokasi di Lampung Selatan. Pabrik didirikan bertujuan untuk memenuhi kebutuhan asam oksalat dihidrat dalam negeri serta untuk ekspor ke luar negeri. Reaksi antara glukosa dan asam nitrat memerlukan katalis V2O5 berlangsung pada fase cair-cair, bersifat isotermis, adiabatis, eksotermis dengan suhu operasi 71C, tekanan 1 atm dan menggunakan reaktor alir tangki berpengaduk (RATB). Unit utilitas pada pabrik diperlukan untuk menyediakan keperluan seperti air pendingin, air proses, steam, listrik, bahan bakar, udara tekan dan lain-lain. Kebutuhan utilitas meliputi air sebanyak 49.402.3 kg/jam dan kebutuhan listrik sebesar 150.5 kW. Pabrik ini memerlukan modal tetap 149,781,149,473, Modal kerja Rp 220,159,075,226, dan biaya produksi Rp 242,065,017,366,270. Berdasarkan evaluasi ekonomi, pabrik ini tergolong low risk dengan nilai Pay Out Time (POT) sebelum pajak 3 tahun dan sesudah pajak 4 tahun, Return On Investment (ROI) sebelum pajak sebesar 25.66% dan ROI setelah pajak sebesar 19.25%, dan Discounted Cash Flow Rate (DCFR) sebesar 12,5% pertahun. Berdasarkan analisa ekonomi yang dilakukan, maka dapat disimpulkan bahwa pabrik Asam Oksalat dari Asam Nitrat dan Glukosa dengan kapasitas 12.000 ton per tahun ini menarik dan layak untuk dikaji lebih lanjut.en_US
dc.identifier.urihttps://repository.uii.ac.id/handle/123456789/34051
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectasam oksalat dihidraten_US
dc.subjectglukosaen_US
dc.subjectasam nitraten_US
dc.titlePra Rancangan Pabrik Asam Oksalat Dihidrat Dengan Oksidasi Glukosa Kapasitas 12.000 Ton/Tahunen_US

Files

Original bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
16521122 Yusril Fahmi Nabu Dan 16521169 Miqdam Humami.pdf
Size:
3.75 MB
Format:
Adobe Portable Document Format
Description:

License bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.71 KB
Format:
Item-specific license agreed upon to submission
Description: