Usulan Penentuan Waktu Perawatan Preventif yang Optimal Pada Komponen Kritis Mesin Bus Berdasarkan Downtime (Studi Kasus di PO Bus Joglosemar)
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
JOGLOSEMAR merupakan salah satu anak dari PT. Sejahtera AO Kencana sakti yang bergerak di bidang jasa transportasi. Selama ini bus hanya menjalankan perawatan yang bersifat korektif yaitu perawatan yang dilakukan setelah terjadi kerusakan. Perawatan korektif mengakibatkan bus mengalami kerusakan dan tidak dapat beroperasi sesuai jadwal. Oleh karena itu, penelitian ini menggunakan metode preventive maintenance yaitu metode yang melakukan perhitungan untuk menentukan perawatan yang terjadwal. Perawatan terjadwal bertujuan mengetahui mesin dan komponen kritis untuk menentukan frekuensi dan interval waktu pemeriksaan yang optimal sehingga dapat mencegah kerusakan komponen - komponen pada bus. Objek penelitian ini difokuskan pada armada bus JOGLOSEMAR dengan nomer polisi AB 7778 JN. Penggunaan metode preventive maintenance dengan menentukan komponen kritis berdasarkan persentase downtime terbesar dan frekuensi kerusakan. Uji distribusi diltentukan dengan menggunakan metode Least Square Curve Fitting (LSCF) berdasarkan nilai index of fit terbesar. Kecocokan jenis distribusi diuji dengan menggunakan metode goodness of fit. Nilai MTTF dan MTTR dihitung dengan distribusi terpilih. Penentuan frekuensi dan interval waktu pemeriksaan. Dari hasil penelitian yang menjadi komponen kritis adalah kampas rem. Interval waktu perawatan pada komponen kampas rem adalah selama 28263,912 menit sejak bus beroperasi sesudah kampas rem diganti. Waktu perbaikan yang optimal adalah selama 82,8115 menit setiap kali bus diperbaiki. Interval waktu pemeriksaan yang optimal adalah setiap selang waktu 16.200 menit sekali dengan frekuensi pemeriksaan sebesar sebulan sekali.