<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

PENGARUH KEBERADAAN BANGUNAN PUBLIK TERHADAP PLACEMAKING DI SEKITAR ALUN-ALUN KUTOWINANGUN

Abstract

Alun-alun sebagai ruang publik menjadi sebuah komponen penting untuk membentuk tata ruang kota. Kualitas yang dimiliki ruang publik pada sebuah kota sangat mempengaruhi kualitas ruang perkotaan yang tercipta. Untuk meningkatkan kualitas ruang publik dapat dilakukan dengan pendekatan placemaking. Placemaking merupakan sebuah proses terciptanya sebuah tempat yang melibatkan orang dengan lingkungannya. Kutowinangun memiliki sebuah alun-alun yang dikelilingi oleh bangunan publik yang ramai dan digunakan untuk menampung berbagai kegiatan seperti olahraga, upacara, dan hiburan pasar malam. Penelitian ini berfokus untuk meninjau placemaking yang terjadi di sekitar alun-alun kutowinangun dengan pendekatan teori placemaking. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola aktivitas yang terjadi di Alun-Alun Kutowinangun serta mengetahui bagaimana sebuah aktivitas dapat membentuk place. Data penelitian diperoleh melalui kegiatan observasi langsung di Alun-alun Kutowinangun untuk mengetahui aktivitas apa saja yang terjadi di sekitar alun-alun, kapan aktivitas tersebut terjadi, dan mengetahui siapa saja pelaku aktivitasnya. Keberadaan taman kuliner dan bangunan publik di sekitar alun-alun dapat menciptakan lingkungan sekitar yang ramai sehingga mendukung penciptaan tempat di Alun-Alun dan memberikan dampak positif dalam menghidupkan tempat alun-alun melalui aktivitas yang diakomodir pada bangunan-bangunan tersebut

Description

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By