Optimasi dan Karakterisasi Biosintesis Nanopartikel Perak Menggunakan Ekstrak Air Buah Parijoto (Medinilla Speciosa) dengan Desain Box-behnken
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Latar belakang : Nanopartikel perak dalam bidang medis digunakan sebagai bahan tambahan dalam vaksin, agen anti-diabetes, penyembuhan luka dan tulang, biosensor dan terapi antikanker dalam aplikasi medis. Salah satu tanaman yang dapat berperan sebagai agen reduktor dalam biosintesis nanopartikel perak adalah buah parijoto (Medinilla speciosa). Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk melakukan optimasi dan karakterisasi
biosintesis nanopartikel perak ekstrak air buah parijoto (M. speciosa) dengan box- behnken design.
Metode : Sistematika kerja pada penelitian ini yaitu pembuatan ekstrak air buah parijoto (M. speciosa) kemudian dilanjutkan dengan biosintesis nanopartikel perak.
Formula sediaan biosintesis nanopartikel perak akan dioptimasi dengan box- behnken design dan dikarakterisasi sediaan dengan spektrofotometer UV-Vis, PSA,
FTIR, dan TEM. Hasil yang didapatkan pada penelitian ini akan dianalisis dengan teknik deskriptif. Hasil : Hasil optimasi dengan desain box Behnken menunjukkan formula optimal dengan konsentrasi ekstrak 1%, waktu sonikasi 6 menit, dan pulser sonikator 30. Nanopartikel perak memiliki serapan gelombang maksimum di panjang gelombang 439,5 nm pada jam ke 48. Ukuran partikel yang didapat yaitu 85 ± 0,1 nm dengan PI 0,486 ± 0,006 dan zeta potensial -27,3 ± 1,5. Spektrum FTIR menunjukkan gugus C=O, C-O dan O-H yang menandakan senyawa flavonoid sebagai agen bioreduktor. Morfologi nanopartikel perak menunjukkan ketidakstabilan. Kesimpulan : Dapat disimpulkan bahwa optimasi nanopartikel perak ekstrak air buah parijoto (M. speciosa) dapat dilakukan dengan Box-Behnken design dan memiliki karakteristik nanopartikel perak yang baik.