Keputusan Pemerintah Australia dalam melakukan Ekspansi Pasar Pendidikan Tinggi di Indonesia
Loading...
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Universitas Islam Indonesia
DOI
Abstract
Hubungan bilateral Australia dan Indonesia mengalami perkembangan yang baik,
meskipun terdapat dinamika selama proses perjalanannya. Di era ini, Indonesia
memiliki kebutuhan untuk memastikan Sumber Daya Manusia (SDM) dikelola
dengan baik dan mencetak generasi yang berkualitas, tetapi terdapat permasalahan
mengenai kualitas pendidikan tinggi dengan segudang masalahnya. Di sisi lain,
Australia memiliki sistem pendidikan tinggi yang berkualitas dan bereputasi
memiliki penawaran untuk bisa membuka kampus-kampus cabang universitasnya
di Indonesia dalam membantu menangani permasalahan tersebut. Namun, belum
ada kerja sama yang jelas antar kedua negara yang mengatur mengenai Perguruan
Tinggi Asing di Indonesia bisa beroperasi. Melalui kerangka IA-CEPA yang sedang
dinegosiasikan selama 2016—2019, kedua negara mencoba membahasnya.
Kepentingan dan faktor pendorong lainnya wajar terjadi dalam menjajakan kerja
sama, Teori Stag Hunt dapat digunakan untuk memotret hal demikian. Stag Hunt
berusaha memahami kondisi masing-masing pihak yang mungkin dapat bertindak
cooperate, defect, ataupun keduanya sekaligus. Dengan konsep tersebut, penelitian
ini menjelaskan kepentingan dan faktor pendorong kerja sama pendidikan tinggi
Australia dan Indonesia. Penulis menemukan bahwa kedua negara sama-sama
memiliki strategi cooperate dalam proses perundingan IA-CEPA. Hal tersebut
dikarenakan masing-masing negara memiliki titik temu kepentingan walaupun ada
hambatan selama proses perundingan berlangsung.