<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Penguatan Pembelajaran Saintifik dengan Memanfaatkan Modul untuk Meningkatkan Hasil Belajar Pendidikan Agama Islam pada Siswa Kelas Iii SDN Ledoknongko Kecamatan Turi Kabupaten Sleman

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Dalam instansi Pendidikan ditetapkan kurikulum 2013 sesuai dengan keputsan Direktur Jendral Pendidikan Dasar dan Menengah Kementrian Pendidikan dan Kebudayan. Yang menekankan proses pembelajaran menggunakan pedekatan saintifik. Guru dituntut menerapkan aspek-aspek pendekatan saintifik, diantaranya mengamati, menanya, mengumpulkan informasi, mengasosiasi, mengkomunikasikan. Namun, faktanya seringkali sekolah masih belum menerapkan pendekatan saintifik. Seperti yang terjadi di sekolah SD Negeri Ledoknongko pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam siswa kelas III dalam penggunaan modul sebagai media belajar, bahwa guru didalam RPP sudah mencantumkan penggunaan pendekatan saintifik, hanya saja metode yang digunakan masih cukup monoton, seperti ceramah dan sekedar menghafalkan saja. Metode yang digunakan dengan menggunan metode (PTK) penelitian tindakan kelas, dengan prosedur yang digunakan melalui beberapa siklus. Setiap siklusnya terdiri perencanaan, Tindakan, observasi sekaligus refleksi. Sedangkan pada siklus berikutnya merupakan pelaksanaan dalam proses pembelajaran yang didasarkan pada hasil refleksi di siklus sebelumnya. Dalam pembelajaran saintifik guru pendidikan agama islam telah maksimal dalam memanfaatkan modul dengan menggunakan pendekatan saintifik dan kegiatan didalamnya berupa Pertama, Kegiatan pendahuluan. Kedua, Kegiatan inti (Mengamati, Menanya, Eksperimen, Mengasosiasi, dan Mengomunikasi). Ketiga, Kegiatan penutup. Sedangkan untuk kelayakan hasil belajar Pendidikan agama islam kelas III SD Negeri Ledoknongko ketika menggunakan pendekatan saintifik yang memanfaatkan modul mengalami peningkatan terhadap hasil ketuntansan terhadap masing-masing siklus. Dengan persentase peningkatan siklus I sebanyak 66% dan siklus II meningkat sebanyak 85%.

Description

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By