<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

"Analisis Hubungan Kepuasan Konsumen dengan Persepsi dan Motivasi Memiliki Motor Jincheng di Kabupaten Sleman dan Kotamadya Jogjakarta"

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Era perdagangan bebas AFTA 2004 memicu persaingan produk dari dalam dan luar negeri. Setiap negara boleh mengimpor dan mengekspor produknya kemana saja selama satu kawasan perdagangan bebas. Indonesia dan Cina merupakan negara yang terkait dengan perdagangan bebas tersebut. Krisis moneter yang berkepanjangan membuat harga-harga mulai merangkak naik, subsidi dimana-mana dicabut membuat masyarakat menderita. Kebutuhan akan motor roda dua di Indonesia yang semakin hari semakin meningkat memungkinkan persaingan di dunia bisnis otomotif. Makin mahalnya produk Jepang membuat sebagian masyarakat tak mampu membeli produk tersebut. Celah atau peluang ini menarik sebagian importir lokal untuk mencari produk yang lebih murah sehingga dipilih Cina yang banyak membuat sepeda motor kualitas kelas dua. Booming motor Cina pada awal kehadirannya menjadi fenomena bahwa motor tersebut dapat cepat diterima masyarakat. Setelah beberapa bulan terlihat adanya grafik yang meningkat akan terjadinya kerusakan motor-motor Cina yang mengakibatkan banyaknya pengaduan atau complain kepada para dealer motor Cina. Sehingga banyak masyarakat yang meragukan kualitas produk tersebut dan menganggap motor Cina adalah motorjelek. Dari kejadian-kejadian tersebut penulis mencoba mengungkap apa yang sebenamya terjadi di masyarakat terhadap produk-produk motor Cina. Bagaimanakah hubungan kepuasan, persepsi dan motivasi masyarakat terhadap motor Cina khususnya Jincheng.

Description

Citation

Collections

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By