<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Analisis Waste Material Pada Pekerjaan Struktur Bangunan Gedung (Studi Kasus: Pembangunan Gedung Laboratorium Teknologi Fakultas Teknik Universitas Negeri Yogyakarta)

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Pertumbuhan konstruksi bangunan gedung mengalami pertumbuhan dari tahun 2021-2023, pertumbuhan industri konstruksi tersebut perlu diimbangi dengan upaya manajemen dalam setiap tahapannya guna mengurangi terjadinya pemborosan pada setiap aktivitasnya, salah satu perkembangan upaya manajemen pada industri konstruksi adalah konstruksi ramping, dimana konstruksi ramping merupakan suatu keputusan dalam kegiatan konstruksi dengan memperhatikan penggunaan sumber daya guna mengurangi potensi timbulnya waste material, dampak dari waste material dapat menyebabkan kerugian dari segi biaya pada pelaksana konstruksi Metode yang digunakan untuk mengetahui jenis material yang dominan adalah konsep Pareto. Konsep Pareto merupakan suatu konsep statistika yang kerap digunakan dalam ilmu manajemen untuk mencari apa saja kategori utama yang mempunyai dampak signifikan terhadap suatu masalah. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, didapat material yang dominan menghasilkan waste material pada pekerjaan bekisting. pembesian dan pembetonan site mix. Indikator waste material desain, pengadaan, pelaksanaan, dan lainnya. Adapun untuk tindakan yang dilakukan dalam meminimalisir terjadinya waste material terdiri dari 4 tindakan pengendalian waste material sebanyak 52 pengendalian yakni reduce waste sebanyak 48 tindakan pengendalian, reuse waste sebanyak 4 tindakan pengendalian, dan tidak terdapat pengendalian recycle waste dan disposal waste.

Description

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By