Analisis Pengaruh Hambatan Samping terhadap Kinerja Ruas Jalan Kaliurang KM 6,3 – KM 6,9
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Aktivitas tinggi pada suatu ruas jalan merupakan hal yang sering terjadi terutama pada ruas jalan perkotaan. Aktivitas ini disebut hambatan samping karena seringkali menurunkan kinerja lalu lintas jalan. Hambatan samping ini terdiri dari kendaraan keluar dan masuk ruas jalan, kendaraan berhenti dan parkir di bahu jalan, kendaraan lambat dan juga pejalan kaki disekitar ruas jalan. Jalan Kaliurang Km 6,3 – 6,9 merupakan ruas jalan yang memiliki aktivitas hambatan samping yang cukup tinggi terutama pada jam sibuk. Oleh karena itu, perlu untuk mengetahui apakah hambatan samping yang terjadi berdampak bagi kinerja ruas jalan serta pemberian solusi untuk langkah kedepan. Penelitian dilakukan pada hari Minggu dan Senin dengan data yang didapatkan berupa data geometrik ruas jalan, volume kendaraan dan hambatan samping yang terjadi. Selanjutnya, data akan dianalisis menggunakan Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI 2023) untuk mendapatkan tingkatan kelas hambatan samping dan nilai kinerja ruas jalan serta pengaruh hubungan hambatan samping terhadap kinerja lalu lintas. Hasil menunjukkan Derajat Kejenuhan (DJ) saat ini yaitu 0,98 dan Kecepatan Tempuh (VMP) yaitu 21 km/jam. Ada tiga skenario untuk alternatif penanganan. Pertama adalah pelebaran jalan. Kedua pengurangan hambatan samping kendaraan keluar dan masuk ruas jalan ditambah pelebaran jalan. Ketiga dengan pengurangan hambatan samping kendaraan keluar dan masuk ruas jalan ditambah peniadaan parkir bahu jalan dan pelebaran jalan. Alternatif terbaik didapatkan pada alternatif ketiga dengan nilai DJ yaitu 0,74 dan VMP yaitu 33,28 km/jam. Hasil paired t-test menunjukkan pengaruh hambatan samping sangat kuat terhadap penurunan DJ dan peningkatan VMP.