The Analysis of Tobacco Production In Temanggung, Central Java From 1986- 2005
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Tasrikasari Munawaroh (2007). "Analisis Produksi Tembakau di Temanggung, Jawa Tengah Tahun 1986 - 2005." Jurusan Ekonomi Pembangunan, International Program, Fakultas Ekonomi, Universitas Islam Indonesia, Yogyakarta. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisa pengaruh kedua variabel bebas terhadap produksi tembakau di Temanggung, Jawa - Tengah, yaitu: luas lahan dan jumlah tenaga kerja yang bekerja di sawah. Penelitian ini menggunakan model regresi majemuk, yaitu metode Ordinary Least Square (OLS). Untuk memperkecil kesalahan dan mempermudah penelitian ini, penulis menggunakan bantuan software komputer E- Views versi 4.1. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder, berdasarkan data tahun 1986 -2005. Berdasarkan hasil penelitian mengenai analisis produksi tembakau di Temanggung, Jawa - Tengah, dengan menggunakan metode Ordinary Least Square (OLS) kesimpulannya adalah: *- Berdasarkan hasil penelitian, tenaga kerja yang bekerja di sawah tidak mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap produksi tembakau. Hal itu berarti perubahan tenaga kerja yang bekerja di sawah tidak memberikan pengaruh sama sekali terhadap produksi tembakau. Hipotesis tidak terbukti.
- Hasil regresi menunjukkan bahwa luas lahan mempunyai pengaruh yang signifikan dan positif terhadap produksi tembakau. Hipotesis telah terbukti.
- Hasil koefisien elastisitas luas lahan yaitu 1.439582863 menunjukkan bahwa penggunaan luas lahan dalam produksi tembakau di Temanggung masih berada dalam tahap 1 dari tahap produksi. Hal itu berarti bahwa produksi tembakau di Temanggung masih dapat ditingkatkan dengan cara ekstensifikasi - lahan.
- Kedua variabel bebas, yaitu: luas lahan dan jumlah tenaga kerja, setelah dilakukan tes ekonometri tentang adanya penyimpangan asumsi klasik yang diantaranya, tes multikollinearitas, tes autokorelasi dan tes heterokedastisitas, menunjukkan tidak adanya penyimpangan asumsi klasik.