<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Analisis Perencanaan Waktu Pemesanan, Jumlah (Kuantitas) Pemesanan Bahan Baku Guna Meminimasi Total Biaya Persediaan (Studi Kasus pada PT. Baja Kurnia Ceper Klaten)

dc.contributor.authorAmelia, Nur
dc.date.accessioned2016-10-18T07:42:43Z
dc.date.available2016-10-18T07:42:43Z
dc.date.issued2004
dc.description.abstractPengendalian persediaan bahan baku merupakan kegiatan yang penting untuk mencapai tujuan dalam menjaga atau mempertahankan kelangsungan hidup (kontinuitas) perusahaan. Tujuan ini untuk menjamin terpenuhinya persediaan secara optimal agar kegiatan produksi berjalan lancar dan resiko biaya persediaan dapat diminimalkan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah pemesanan balmn baku, titik pemesanan kembali (ROP) dan persediaan pengaman sudah optimal sehingga biaya yang dikeluarkan akan minimal. Model persediaan yang digunakan adalah model probabilistik, yaitu : model Q atau yang biasa disebut Fixed Order Quantity dan model P atau biasa disebut Fixed Order Interval. Pemakaian model ini disesuaikan dengan keadaan yang ada pada PT Baja Kurnia dimana safety stock atau persediaan pengamannya bersifat probabilistik. Cara analisis yang digunakan adalah dengan membandingkan Total Inventory Cost dari kedua metode usulan dengan kebijakanperusahaan. Hasil dari analisis dengan menggunakan metode Q, jumlah pemesanan optimal sebesar 5195,6 Kg, dilakukanpada saatpersediaan sudah mencapai 1962,48 Kg, besarnya persediaan pengaman adalah 477,73 Kg dan total biaya persediaan yang dihasilkan adalah Rp. 15.007.483,39. Dimana dalam hal ini dapat memberikan penghematan biaya sebesar 30,51% dari total biaya berdasarkan kebijaksanaan perusahaan. Sedangkan untuk perhitungan persediaan dengan sistem P, pesanan optimal sebesar 3964,19 Kg untuk setiap kali pemesanannya, besarnya persediaan pengaman adalah 135,07 Kg dan total biaya persediaan yang dihasilkan adalah Rp. 15.214.678,85. Dimana dalam hal ini dapat memberikan penghematan biaya persediaan sebesar 29,5% dari total biaya berdasarkan kebijaksanaan perusahaan. Sistem persediaan yang paling tepat digunakan adalah sistem Q karena penghematan biaya persediaannya lebih optimal dibanding sistem P.en_US
dc.identifier.urihttp://hdl.handle.net/123456789/608
dc.publisherUII Yogyakartaen_US
dc.subjectAnalisis Perencanaanen_US
dc.subjectWaktu Pemesananen_US
dc.subjectJumlah (Kuantitas) Pemesananen_US
dc.subjectBahan Bakuen_US
dc.subjectGuna Meminimasien_US
dc.subjectTotal Biaya Persediaanen_US
dc.subjectStudi Kasusen_US
dc.subjectPT. Baja Kurnia Ceper Klatenen_US
dc.titleAnalisis Perencanaan Waktu Pemesanan, Jumlah (Kuantitas) Pemesanan Bahan Baku Guna Meminimasi Total Biaya Persediaan (Studi Kasus pada PT. Baja Kurnia Ceper Klaten)en_US

Files

Original bundle

Now showing 1 - 5 of 11
Loading...
Thumbnail Image
Name:
01.0 cover.pdf
Size:
59.39 KB
Format:
Adobe Portable Document Format
Description:
Loading...
Thumbnail Image
Name:
02 preliminari.pdf
Size:
202.79 KB
Format:
Adobe Portable Document Format
Description:
Loading...
Thumbnail Image
Name:
03 daftar isi.pdf
Size:
190.82 KB
Format:
Adobe Portable Document Format
Description:
Loading...
Thumbnail Image
Name:
04 abstract.pdf
Size:
101.89 KB
Format:
Adobe Portable Document Format
Description:
Loading...
Thumbnail Image
Name:
05.1 bab 1.pdf
Size:
220.91 KB
Format:
Adobe Portable Document Format
Description:

License bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.71 KB
Format:
Item-specific license agreed upon to submission
Description: