<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Hubungan Riwayat Bblr Dengan Insidensi Pneumonia Pada Bayi Kurang Dari 2 Bulan Di Rsup Dokter Soeradji Tirtonegoro Pada Tahun 2011-2012

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Pneumonia merupakan salah satu penyebab mortalitas terbesar pada balita usia 0-2 bulan. BBLR merupakan salah satu faktor resiko utama terjadinya pneumonia pada bayi usia 0-2 bulan. Tujuan : untuk mengetahui hubungan antara riwayat berat badan lahir bayi yang rendah dengan terjadinya pneumonia pada bayi usia 0-2 bulan Metode : Penelitian ini merupakan jenis penelitian observasional analitik dengan menggunakan rancangan penelitian kasus kontrol. Penelitian ini menggunakan cara sampling yaitu consecutive sampling dengan jumlah sampel minimal yang diperlukan adalah 46 sampel untuk masing-masing kelompok. Analisis dilakukan dengan uji Chi Square dan menggunakan nilai CI (Confidence Interval) sebesar 95% dan nilai P dianggap signifikan bila nilai P < 0,05. Hasil : Hasil penelitian menunjukkan bahwa BBLR adalah faktor risiko terjadinya pneumonia pada bayi usia 0-2 bulan dengan nilai OR untuk kejadian BBLR adalah 4,136 dengan CI 95% (1,234-13,869). Nilai ini berarti bahwa bayi dengan BBLR berisiko 4,136 kali untuk menderita pneumonia Kesimpulan : Terdapat hubungan antara riwayat berat badan lahir bayi rendah dengan terjadinya pneumonia pada bayi usia 0-2 bulan

Description

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By