Pengaruh Persepsi Kemudahan, Persepsi Kemanfaatan, dan Pengaruh Sosial Terhadap Intensitas Penggunaan Qris Pada UMKM di Daerah Istimewa Yogyakarta
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Usaha Mikro Kecil dan Menengah adalah suatu bisnis yang dilakukan oleh masyarakat untuk mendapatkan suatu keuntungan atau profit. UMKM merupakan suatu bisnis yang berperan penting dalam kemajuan ekonomi dan penyerapan tenaga kerja di Indonesia. Sebagian besar UMKM di Indonesia khususnya di wilayah Yogyakarta saat ini telah mengadopsi layanan QRIS (Qruick Responds Code Indonesia Standard) untuk aktivitas transaksinya. Hal yang dapat mempengaruhi intensitas penggunaan QRIS adalah persepsi kemudahan, persepsi kemanfaatan, dan pengaruh sosial. Penelitian ini memiliki tujuan untuk menganalisis pengaruh persepsi kemudahan, persepsi kemanfaatan, dan pengaruh sosial terhadap intensitas penggunaan QRIS pada UMKM di Daerah Istimewa Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan 124 sampel dari UMKM yang tersebar di wilayah DIY. Penelitian ini menggunakan model Partial Least Square Equation Modeling (PLS-SEM) dengan menggunakan alat bantu software SmartPLS 3.9.2 untuk menguji hipotesis penelitian. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa persepsi kemanfaatan dan pengaruh sosial berpengaruh positif dan signifikan terhadap intensitas penggunaan QRIS pada UMKM di DIY. Sebaliknya, persepsi kemudahan tidak memiliki pengaruh pada intensitas penggunaan QRIS pada UMKM di DIY. Intensitas penggunaan QRIS berpengaruh positif terhadap penggunaan aktual QRIS pada UMKM di Daerah Istimewa Yogyakarta