Identifikasi Kandungan Mikroplastik Pada Badan Air Sungai Opak di Sekitar TPA Piyungan, Bantul
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Mikroplastik dapat terdegradasi karena adanya paparan radiasi matahari dalam jangka waktu yang lama dan akan memecah menjadi partikel berukuran kecil <5 mm. Dengan ukuran mikroplastik yang sangat kecil dapat membahayakan biota air. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jumlah, kelimpahan, bentuk dan warna mikroplastik pada badan air Sungai Opak di sekitar TPA Piyungan serta menganalisis kandungan polimer yang terbaca pada alat Spektrofotometri FTIR. Penelitian ini mengacu pada metode NOAA (National Oceanic and Atmospheric Administration) dengan sedikit modifikasi, meliputi Wet Peroxide Oxidation (WPO) dan Density Separation. Titik pengambilan lokasi terdapat 6 titik. Hasil analisis mikroplastik pada sampel air dan telah dilakukan pengamatan mikroskop dapat dikelompokan berdasarkan jenis dan warna. Hasil identifikasi ditemukan 5 jenis mikroplastik pada sampel air yaitu, fragment, fiber, film, pellet dan foam dengan jenis yang paling dominan merupakan jenis film sebesar 3831 partikel. Selain itu, terdapat 6 warna yang ditemukan yakni transparan, hijau, biru, coklat, merah dan hitam dengan warna yang paling banyak pada warna hitam sebesar 3436 partikel.Setelah menghitung jumlah partikel mikroplasik selanjutnya menghitung kelimpahan, didapatkan hasil kelimpahan pada titik 6 yang ditemukan paling banyak dengan jumlah sebesar 7,62 partikel/mL. Senyawa polimer yang ditemukan meliputi Polycarbonate (PC), Polystyrene (PS), Acrylonitrile butadiene styrene (ABS), Polytetrafluorethylene (PTFE) dan Polypropylene (PP).