Inovasi Bisnis Jasa Cuci Sepatu Milenial menjadi Solusi Bisnis Ekonomis dan Ramah Lingkungan
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Banyak orang mengira memulai suatu bisnis harus memiliki modal yang cukup besar agar bisnis bisa bersaing dengan kompetitor. Faktanya memulai sebuah bisnis tidak melulu berbicara tentang modal, bahkan di era sekarang banyak bisnis yang bisa dimulai dengan modal yang kecil, terutama bisnis yang berfokus pada bidang jasa. Tetapi kita juga tidak boleh melupakan dampak bisnis kita kepada lingkungan khususnya terkait dengan sampah plastik. Sampah plastik mengalami peningkatan yang cukup drastis hingga diperkirakan dapat mengancam keseimbangan ekosistem dunia. Indonesia termasuk dalam negara dengan kategori tingkat sampah plastik sangat tinggi di dunia dengan angka 3,4 juta ton. Secara keseluruhan, total jumlah sampah yang di produksi di Indonesia mencapai 20 juta ton per tahun dengan jumlah yang belum terkelola sekitar 7 juta ton. Jika dipilah lagi berdasarkan jenisnya, jumlah sampah plastik berada di posisi kedua setelah sampah sisa makanan, yaitu sebesar 18,8% atau sekitar 19.044 ton per tahun 2023. Angka ini diperkirakan masih berpotensi untuk meningkat lagi apabila tidak ada penanganan lebih lanjut, baik dari pemerintah maupun kesadaran masyarakat. Upaya kami untuk turut berkontribusi dalam pengurangan sampah plastik adalah dengan berinisiatif untuk mengganti kemasan plastik menjadi kemasan berbahan dari kertas. Dalam pelaksanaan inovasi bisnis ini, penulis mendapat peran sebagai bagian pemasaran. Tugas pada divisi ini antara lain mengenalkan produk kepada publik
serta memberikan edukasi terkait pentingnya menjaga lingkungan dari sampah- sampah yang berpotensi merusak alam. Penulis menggunakan konsep pemasaran
AIDA dengan tujuan untuk mempermudah penulis dalam memasarkan produk. Penulis juga menggunakan platform digital yaitu Instagram dan Tiktok, untuk komunikasi dapat menggunakan kedua platform tersebut dan juga kami mengarahkan ke Admin melalui media WhatsApp. Selama pelaksanaan Tugas Akhir ini kami menjangkau sebanyak 20 konsumen, 41 pasang sepatu dengan berbagai pelayanan dan 1 tas ransel dengan total keseluruhan omzet selama pelaksanaan bisnis ini yaitu sebesar Rp 1.095.000,00. Adapun kendala yang penulis alami yaitu kurangnya survei pasar terhadap tingkat peminatan kepada produk inovasi, kualitas produk inovasi yang belum bisa bersaing dengan kemasan plastik, kurangnya pengetahuan penulis terhadap brand awareness, dan pelaksanaan yang masih banyak perubahan dengan timeline yang dirancang.