<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Aktivitas Antibiofilm dari Ekstrak Kulit Batang Faloak (Sterculia Quadrifida R.br.) Terhadap Bakteri Staphylococcus Aureus

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Latar belakang: Salah satu bakteri yang dapat membentuk biofilm yaitu Staphylococcus aureus yang memiliki kemampuan dalam menoleransi antibiotik dan sistem pertahanan host. Kulit batang faloak (Sterculia quadrifida R.Br.) merupakan tanaman obat yang mengandung senyawa metabolit sekunder sehingga berpotensi dalam menghambat pembentukan biofilm Staphylococcus aureus. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan aktivitas antibiofilm ekstrak kulit batang faloak (Sterculia quadrifida R.Br.) terhadap bakteri Staphylococcus aureus. Metode: Identifikasi golongan senyawa menggunakan metode KLT kemudian pengujian aktivitas antibakteri menggunakan metode mikrodilusi. Pengujian aktivitas antibiofilm dilakukan menggunakan metode mikrodilusi dengan crystal violet microtiter plate assay yang menghasilkan nilai absorbansi untuk dihitung persentase penghambatan biofilm dan nilai IC50. Hasil: Hasil identifikasi golongan senyawa ekstrak kulit batang faloak terbukti mengandung senyawa flavonoid, fenolik, dan terpenoid. Hasil pengujian aktivitas antibiofilm menunjukkan bahwa ekstrak kulit batang faloak memiliki kemampuan yang aktif dalam menghambat pembentukkan biofilm dengan nilai IC50 465,66 μg/mL. Kesimpulan: Ekstrak kulit batang faloak (Sterculia quadrifida R.Br.) memiliki aktivitas antibiofilm.

Description

Citation

Collections

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By