<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Pengembangan Model Manajemen Risiko di Era Digital dalam mendukung Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) (Studi Kasus Inspektorat Daerah Provinsi Kalimantan Utara)

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Transformasi digital dalam tata kelola pemerintahan menjadi kebutuhan mendesak untuk meningkatkan transparansi, akuntabilitas, dan efisiensi, khususnya dalam implementasi Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP). Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model manajemen risiko berbasis digital melalui studi kasus pada Inspektorat Daerah Provinsi Kalimantan Utara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, dan dokumentasi yang dianalisis menggunakan perangkat lunak NVivo. Penelitian ini menemukan bahwa aplikasi MARISKA, sebagai hasil dari pengembangan model manajemen risiko berbasis digital di Inspektorat Daerah Provinsi Kalimantan Utara, berhasil mengatasi kendala utama sistem manual, seperti duplikasi data, lemahnya monitoring, dan ketidakefisienan dokumentasi. Temuan utama menunjukkan bahwa sistem MARISKA terintegrasi dengan dokumen strategis seperti RENSTRA dan memungkinkan pelaporan risiko yang lebih sistematis serta peningkatan nilai maturitas SPIP. Penelitian juga menemukan bahwa indikator risiko dalam aplikasi telah dirancang sesuai dengan konteks tujuan strategis OPD, mempermudah evaluasi kinerja yang berkelanjutan. Meskipun sistem ini memberikan banyak manfaat, penelitian mengidentifikasi tantangan utama berupa ketidaksiapan SDM dan keterbatasan infrastruktur TIK dalam proses adopsinya.

Description

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By