<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Hubungan antara Lingkungan Keluarga dengan Kecenderungan Kenakalan Remaja

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan antara lingkungan keluarga dengan kecenderungan kenakalan remaja. Dugaan awal yang diajukan dalam penelitian ini adalah ada hubungan negatif antara lingkungan keluarga dengan kecenderungan kenakalan remaja. Semakin tinggi tingkat lingkungan keluarga, maka semakin rendah tingkat kecenderungan kenakalan pada remaja. Begitupun sebaliknya, semakin rendah tingkat lingkungan keluarga, maka semakin tinggi tingkat kecenderungan kenakalan pada remaja. Subjek dalam penelitian ini adalah remaja berusia 13-18 tahun, laki-laki dan atau perempuan, tinggal dengan orangtua kandung/tiri sebanyak 135 orang. Adapun skala yang digunakan adalah hasil adaptasi dan atau modifikasi skala Lingkungan Keluarga yang disusun oleh Moos dan Moos (Mandara dan Murray, 2002; Schultz, 2005) serta pembuatan aitem oleh peneliti dengan mengacu pada aspek-aspek yang ada pada skala tersebut hingga dihasilkan aitem sebanyak 40 aitem, dan Skala Kecenderungan Kenakalan Remaja yang peneliti susun berdasarkan teori yang dikemukakan oleh Hurlock (1973) dengan jumlah 32 aitem. Metode analisis data yang dilakukan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan fasilitas program SPSS 11.5 for Windows untuk menguji apakah terdapat hubungan antara lingkungan keluarga dengan kecenderungan kenakalan remaja. Hasil korelasi dari Spearman menunjukkan korelasi sebesar r=-0.147 dengan taraf signifikansi sebesar p = 0.044 (p < 0.05). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada hubungan negatif yang signifikan antara lingkungan keluarga dengan kecenderungan kenakalan remaja. Semakin tinggi tingkat lingkungan keluarga, maka semakin rendah tingkat kecenderungan kenakalan pada remaja. Sebaliknya, semakin rendah tingkat lingkungan keluarga, maka semakin tinggi tingkat kecenderungan kenakalan pada remaja. Dengan demikian, hipotesis penelitian ini dapat diterima.

Description

Citation

Collections

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By