Perancangan Pondok Edukasi Teh Bukit Ngisis Kulon Progo Dengan Pendekatan Ekologi Arsitektur
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Desa Nglinggo merupakan satu-satunya desa penghasil teh lokal di Yogyakarta. Desa ini juga merupakan desa wisata. Namun sayangnya, di tengah meningkatnya permintaan teh di dunia, industri teh di Indonesia mengalami kesulitan dan ikut melemah. Hal ini berdampak pada Desa Nglinggo yang merupakan lahan budidaya teh yang banyak dikurangi. Hal ini sangat disayangkan, karena meskipun teh di Yogyakarta tidak memiliki banyaknya tempat produksi, teh telah diserap menjadi sebuah tradisi di Kraton dan di masyarakat sebagainya bahwa keberadaannya harus tetap dipertahankan. Di Desa Nglinggo, masyarakat mulai mengembangkan produksi teh lokal. Sayangnya, belum ada fasilitas pendukung yang bisa mempromosikan teh lokal ke lebih luas masyarakat. Padahal, mengingat potensi desanya yang mempunyai potensi wisata rekreasi dan edukasi. Pondok Edukasi dengan pendekatan eko-arsitektur ini dirancang untuk mempertahankan komunitas teh di Nglinggo dengan tetap menjaga keterhubungannya dengan ekosistem lingkungan. Perancangan ini menyediakan fasilitas bagi pariwisata untuk mengenal lebih jauh tentang teh serta fasilitas produksi teh komunitas untuk merangsang interaksi sosial antara komunitas dan orang-orang dari luar. Sehingga dapat menjadi pemicu berkembangnya teh lokal Nglinggo dari segi pengetahuan, minat, dan budaya. Hal ini diharapkan dapat menciptakan lingkungan dan masyarakat yang lebih lestari.