<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Pra Rancangan Pabrik Metil Laktat Dari Asam Laktat Dan Metanol Dengan Kapasitas 6.000 Ton/Tahun

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Kebutuhan metil laktat akan semakin meningkat seiring dengan meningkatnya industry kimia di Indonesia. Metil laktat merupakan produk kimia yang sering digunakan sebagai bahan baku dalam bidang farmasi yaitu sebagai bahan baku parfum untuk kosmetik dan di dalam bidang industry metal laktat digunakan sebagai pembersih bahan elektronik, pelarut percetakan, pelarut cat dan pembersih kaca. Seiring dengan berkembangnya zaman dan meningkatnya kebutuhan bahan kimia di dalam negri dan luar negri, maka pabrik metil laktat rencana akan didirikan dengan kapasitas 6.000 ton/tahun. Bahan baku utama dalam pembuatan Metil laktat terdiri dari Asam laktat dan Metanol dimana sekitar 80% dari produksi metal laktat menggunakan Asam laktat sebagai bahan baku utamanya dan sebagian kecil lainnya untuk bahan baku produk lain. Pabrik rencana akan di dirikan di Bontang, Kalimantan Timur karena tersedianya sarana penunjang yang baik dengan luas 60.000 m 2 . Pabrik ini mempekerjakan 150 orang. Proses produksi metil laktat dilakukan dengan menggunakan Reaktor Tangki Alir Berpengaduk (RATB) dengan cara mereaksikan asam laktat dan metanol. Dalam reactor, reaksi yang terjadi berfase cair-cair, eksotermis, dengan suhu operasi 42 o C Dan tekanan 1 atm. Untuk menghasilkan 823,7 kg/jam metil laktat. Diperlukan bahan baku termasuk 900 kg/jam asam laktat, dan metanol 1.000 kg/jam. Pabrik metil laktat ini beresiko rendah dengan modal tetap sebesar Rp. 189.135.499.310,7370 dan modal kerja sebesar Rp. 224.565.329.428. Analisis ekonomi pabrik ini menunjukkan keuntungan sebelum pajak sebesar Rp. 30.368.808.703,32 per tahun, setelah keuntungan pajak Rp. 14.577.028.178 . Return on investment (ROI) sebelum pajak 16% dan setelah pajak 8%. Pay Out Time (POT) sebelum pajak 4 tahun dan setelah pajak 6 tahun. Break Event Point (BEP) sebesar 59% dan Shut Down Point (SDP) sebesar 30,92%. Discounted cash flow (DCF) mencapai 15,03%. Berdasarkan evaluasi ekonomi, dapat disimpulkan bahwa pendirian pabrik metil laktat dengan kapasitas 6.000 ton/tahun layak untuk didirikan.

Description

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By